Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Jaksa Geledah Poltekes Kupang terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop
HUKUM DAN KEAMANAN

Jaksa Geledah Poltekes Kupang terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop

By Redaksi9 Desember 20251 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kajari Kota Kupang Shirley Manutede memimpin langsung penggeladahan di Poltekes Kupang (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Satuan Gugus Tugas (Satgas) Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Negeri Kota Kupang menggeledah sejumlah ruangan di Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kupang pada Selasa, 9 Desember 2025.

Penggeledahan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kupang, Shirley Manutede.

Langkah itu merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan 60 unit laptop tahun anggaran 2022 pada Kemenkes Poltekes Kupang.

Tim Satgas melakukan penggeledahan di dua gedung, termasuk ruang laboratorium Poltekes Kupang.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejari Kota Kupang, Frengki M. Radja memastikan pemeriksaan tersebut berkaitan dengan indikasi penyimpangan dalam proyek pengadaan laptop untuk program studi sanitasi.

“Kondisinya tidak memungkinkan untuk pengadaan laboratorium Komputer. Kita sudah melakukan pemeriksaan 14 saksi dan satu ahli,” kata Frengki.

Ia menambahkan, dugaan korupsi itu muncul setelah ditemukan ketidaksesuaian antara pengadaan dan peruntukannya.

“Pengadaan tidak sesuai untuk peruntukan,” katanya.

Penulis: Ronis Natom

Kejari Kota Kupang Kota Kupang Poltekes Kupang
Previous ArticleMelki Laka Lena Buka Rapat Evaluasi Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Hutan di Kupang
Next Article Seluruh Ranperda dan Perkada Wajib melalui Harmonisasi di Kanwil Hukum NTT

Related Posts

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.