Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Simon–Maksi Terpilih Pimpin PGRI Manggarai Periode 2025–2030
VOX GURU

Simon–Maksi Terpilih Pimpin PGRI Manggarai Periode 2025–2030

By Redaksi9 Desember 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Simon-Maksi terpilih menjadi Ketua dan Sekretaris PGRI Manggarai 2025-2030. (Foto: Berto Davids/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Manggarai menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) di Aula Paroki Kristus Raja Mbaumuku, Ruteng, Selasa, 9 Desember 2025.

Dalam forum ini, pasangan calon Ketua Simon Manggu dan calon Sekretaris Maksimus Salut (Simon–Maksi) terpilih memimpin PGRI Manggarai untuk periode 2025–2030.

Terpilihnya duet Simon–Maksi merupakan hasil pemungutan suara dari cabang-cabang PGRI tingkat kecamatan yang hadir dalam Konfercab tersebut. Pemilihan berlangsung baik, lancar, dan demokratis di bawah kendali pimpinan sidang, Kornelis Subir.

Konfercab PGRI Manggarai tahun ini hanya menghadirkan dua kandidat formatur, yakni Simon Manggu dan Maksimus Salut. Keduanya kemudian dipercaya untuk memimpin organisasi profesi guru itu secara definitif selama lima tahun ke depan.

Usai terpilih, Simon menegaskan arah kerja pengurus barunya akan dipusatkan pada pelayanan dan perlindungan profesi guru yang memiliki peran strategis dalam pembangunan manusia. Orientasi kerja organisasi, kata dia, harus bermuara pada perbaikan martabat dan keamanan profesi guru.

“Orientasi kerja PGRI, kata Simon, bermuara pada melayani dan membantu saudara-saudara guru, agar mereka bisa berada pada posisi yang aman dan bermartabat sebagai profesi guru,” ujarnya.

“Apa yang kami kerjakan nantinya tidak keluar dari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi,” tambah Simon.

Ia menjelaskan Konfercab telah merumuskan sembilan pokok pikiran strategis yang akan menjadi kerangka program kerja PGRI Manggarai selama lima tahun mendatang. Program-program tersebut, menurut dia, disiapkan untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi guru di Manggarai.

Salah satu fokus utama kepemimpinannya adalah penguatan peran PGRI dalam memberikan perlindungan hukum kepada guru.

Ia menegaskan, organisasi profesi ini memiliki tanggung jawab moral dan struktural untuk hadir ketika guru berhadapan dengan masalah profesional, kebijakan, atau persoalan hukum.

“Ketika ada masalah yang menimpa guru, PGRI punya bidang yang menangani persoalan hukum. Kami akan bersikap cepat dan tegas untuk menyelesaikan setiap persoalan yang berkaitan dengan kerja dan perlindungan guru sebagai tenaga profesional,” tegasnya.

Simon juga menyoroti pentingnya peningkatan kinerja organisasi. Ia berharap kepengurusan baru mampu bekerja lebih efektif, memastikan setiap bidang dan sekretariat menjalankan program yang telah ditetapkan dalam Konfercab.

Sementara itu, Ketua PGRI sebelumnya, Yohanes Don Bosco, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, cabang, dan anggota PGRI Manggarai atas dukungan selama masa kepemimpinannya.

Ia juga memuji jalannya Konfercab yang berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kekeluargaan.

Ia berharap kepemimpinan baru di bawah Simon Manggu dapat semakin memperkuat peran PGRI sebagai organisasi profesi yang konsisten memperjuangkan hak, kesejahteraan, dan martabat guru di Kabupaten Manggarai.

Penulis: Berto Davids

Manggarai PGRI PGRI Manggarai
Previous ArticleJelang Hari Ibu, SERUNI Bawa “Energi Positif” ke NTT
Next Article Menanti Natal dalam Luka: Rindu untuk Sembuh

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.