Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Kandidat Pilkades Golo Cador Mundur, Ini Alasannya
VOX DESA

Kandidat Pilkades Golo Cador Mundur, Ini Alasannya

By Redaksi31 Maret 20263 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gregorius Darigo, Linmas yang batal maju Calon Kades Golo Cador (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Gregorius Darigo membatalkan keikutsertaannya dalam bursa pencalonan Kepala Desa (Kades) Golo Cador, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Pelindung Masyarakat (Linmas) Desa Golo Cador itu menyampaikan keputusan tersebut kepada VoxNtt.com, Selasa, 31 Maret 2026. Ia menyebut pembatalan itu dipicu isu majunya anggota keluarga dekat dalam kontestasi yang sama.

Sebelumnya, pada 26 Maret 2026, pria kelahiran Juni 1974 itu telah menyatakan kesiapan untuk maju sebagai calon kepala desa. Keputusan tersebut dilandasi keinginan berkontribusi lebih besar dalam pembangunan desa, termasuk menyumbangkan gagasan, tenaga, dan pikiran bagi kemajuan Golo Cador.

Ia juga mengaku mendapat dukungan dari keluarga dan masyarakat saat menyatakan kesiapan maju.

“Keluarga setuju kalau saya maju, mereka juga mendorong saya dengan niat baik. Semoga semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada kendala,” ucap Gregorius pada 26 Maret lalu.

Namun rencana tersebut urung setelah muncul isu bahwa mantan Kepala Desa Golo Cador periode 2016–2022, Kristian Unggas, yang juga merupakan keluarga dekatnya, akan kembali maju.

“Saya batal ikut calon Kepala Desa Golo Cador karena mantan juga diisukan mau maju kembali,” kata Gregorius merujuk ke Kristian Unggas.

Gregorius menjelaskan, keputusan mundur diambil setelah mempertimbangkan hubungan kekerabatan. Ia dan Kristian memiliki hubungan sepupu kandung dari garis ayah.

“Kalau saya paksa maju maka hubungan keluarga bisa menjadi pecah karena politik. Saya dan Kristian itu sepupuan kandung, dia anak dari Kakak ayah saya, sehingga saya putuskan untuk memilih mundur dan mengalah,” ujar Gregorius.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga, sahabat, dan para pendukung atas pembatalan tersebut.

Secara terpisah, Kristian Unggas membenarkan dirinya akan kembali maju dalam Pilkades Golo Cador. Ia menilai langkah tersebut sebagai upaya melanjutkan dedikasi setelah masa jabatannya berakhir pada 31 Desember 2022.

“Ia saya maju lagi untuk periode kedua ite, lima tahun lalu jabatan saya selesai per 31 Desember 2022. Ini keputusan tepat melanjutkan kembali dedikasi. Sekarang sedang tahapan penyiapan berkas, mungkin setelah Paskah baru daftar,” ujar Kristian.

Terkait mundurnya Gregorius, Kristian mengaku telah bertemu langsung dan membicarakan hal itu di rumah Penjabat Kepala Desa Golo Cador, Anselmus Perry.

“Kami sudah ketemu, saling guyon saat itu di rumah Pj Kades dan akhirnya karena saya ingin maju lagi maka Gregorius memilih untuk mundur,” ucap Kristian sambil tertawa kecil.

Ia menegaskan pada prinsipnya terbuka bagi siapa pun yang ingin maju dalam kontestasi tersebut.

“Saya dan Gregorius itu sepupuan kandung, kami memang darah, tetapi saya tidak pernah membatasinya untuk maju karena itu hak demokrasi setiap orang, tetapi di satu sisi saya juga menyambut baik niatnya untuk membatalkan diri,” kata Kristian.

Penulis: Berto Davids

Desa Golo Cador Kecamatan Wae Ri’i Manggarai
Previous ArticlePMKRI Ruteng Desak Polisi Ungkap Kasus Kematian Restina Tija
Next Article Pemerintah Pusat Siapkan Relaksasi Batas Belanja Pegawai, 9.000 PPPK NTT Berpeluang Aman

Related Posts

Keuskupan Ruteng Wanti-wanti Dampak Tambang Mangan PT SJA di Reok

4 Juli 2026

Camat Reok Cup III Siap Bergulir Pertengahan Juli

2 Juli 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.