Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Lima Permintaan Warga Terdampak Gempa di Golo Conggo ke Wapres Gibran
Pojok Info

Lima Permintaan Warga Terdampak Gempa di Golo Conggo ke Wapres Gibran

By Redaksi23 Agustus 20263 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga terdampak gempa di Golo Conggo, Desa Ruis, Kecamatan Reok, Desiderius Mikael saat berhadapan langsung dengan Wapres Gibran. (Foto: Berto Davids/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka mengunjungi warga terdampak gempa di Kampung Golo Conggo, Desa Ruis, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Dalam kunjungannya itu, warga terdampak gempa di Golo Conggo meminta langsung kepada Wapres Gibran kiranya bisa memenuhi lima hal penting yang saat ini menjadi kebutuhan mereka.

Desiderius Mikael, keterwakilan warga Golo Conggo merinci lima hal penting yang menjadi permintaan warga ke Wapres Gibran

Di hadapan Wapres, Desiderius meminta pemerataan pembagian sembako untuk pengungsi mandiri, lebih khusus masyarakat Dusun Wora, Desa Ruis.

Desiderius juga meminta pemerintah untuk menghibahkan satu unit starlink untuk Kampung Golo Conggo karena selama ini masyarakat hanya bisa mengakses internet di tempat tertentu.

Selain itu, Desiderius juga meminta pemerintah untuk memperbaiki Gereja Stasi Wae Belang yang rusak parah akibat gempa.

Selanjutnya ia juga meminta kebijakan pemerintah agar memberi kelonggaran dalam pembayaran pinjaman atau angsuran di lembaga keuangang seperti BANK, FIF, PNM, Koperasi dan lembaga lainnya.

Yang terakhir Desiderius juga meminta pemerintah segera mendata dan membangun rumah yang rusak dengan cepat, adil dan merata.

Desiderius berkata, kehadiran Wapres di tengah-tengah masyarakat terdampak gempa adalah kesempatan emas agar masyarakat bisa meminta langsung hal-hal yang selama ini belum terpenuhi.

“Kami berharap lima permintaan ini dapat dipenuhi oleh pemerintah agar warga terdampak bisa merasakan sentuhan yang adil dan merata,” kata Desiderius.

Merespon permintaan itu, Wapres Gibran mengatakan bahwa pemerintah siap memenuhi semua permintaan masyarakat, akan tetapi bantuannya akan dilakukan secara bertahap.

“Kita bantu tapi pelan-pelan dan bertahap yah, karena musibah ini bukan hanya di Reok tetapi seluruh daratan Flores. Nanti didata semua permintaan itu kemudian serahkan ke saya yah,” ujarnya.

Khusus terkait permintaan kelonggaran pembayaran angsuran di lembaga keuangan, Wapres Gibran mengaku sudah mengeluarkan instruksi kepada seluruh lembaga keuangan agar memberi kelonggaran kepada nasabah selama musibah ini.

“Untuk yang minta kelonggaran pembayaran angsuran itu tadi di Manggarai Timur juga saya sempat omong agar diberi kelonggaran yah. Untuk yang PNM, Koperasi, BANK itu saya sudah instruksikan yah,” ungkap Wapres Gibran sembari berjalan menghampiri warga lain.

Sementara terkait permintaan bantuan hibah satu unit starlink untuk warga Golo Conggo ditanggapi langsung oleh Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah.

Kapolres Levi mengatakan bahwa bantuan satu unit starlink memang sudah ada untuk warga Golo Conggo. Pihaknya sudah mengusulkan itu ke mabes untuk mendatangkan bantuan satu unit starlink.

Meski demikian, kata Kapolres Levi, bantuan starlink untuk warga tidak bersifat hibah karena itu alat inventaris polri dan tercatat di negara.

“Kami sudah alokasikan di Golo Conggo satu unit tetapi sifatnya bukan hibah, itu hanya bantuan untuk masyarakat terdampak karena alat itu masuk dalam inventaris polri dan tercatat di Negara. Kalau dari Mabes sudah tiba akan kami pasang,” ungkap Kapolres Levi.

Penulis: Berto Davids

Gempa Gempa Bumi Gibran Rakabuming Raka Manggarai
Previous ArticleBahasa Kasih Pascagempa Flores
Next Article Stevi Harman Salurkan Bantuan ke 22 Kampung Terdampak Gempa di Reok dan Reok Barat

Related Posts

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026

Gubernur NTT: Gempa Boleh Mengguncang, tapi Jangan sampai Ada Warga yang Tertinggal

9 September 2026
Terkini

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026

Minum Kopi, Agama dan Keadaban Publik

11 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.