Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Benny K Harman Minta Kejagung RI Tingkatkan Transparasi
NASIONAL

Benny K Harman Minta Kejagung RI Tingkatkan Transparasi

By Redaksi13 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
BKH menyerahkan pengaduan masyarakat kepada Jaksa Agung dalam rapat kerja komisi III
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, Vox NTT-Kejaksaan Agung diminta untuk mengoptimalkan pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen Kejaksaan Republik Indonesia (SIMKARI) terutama dalam informasi penanganan perkara di Kejaksaan RI.

Hal ini disampaikan wakil ketua Komisi III DPR RI, Benny K. Harman (BKH) di ruang rapat Komisi III DPR RI, Rabu (12/4/2017).

“SIMKARI merupakan tools untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kejaksaan. Masyarakat berhak untuk mengetahui kinerja kejaksaan. Karena itu, Kejaksaan memiliki kewajiban untuk menyampaikannya secara terbuka dan akuntabel”, ucap Benny yang juga menjadi pimpinan rapat tersebut.

Menanggapi permintaan Benny, Jaksa Agung HM Prasetyo memaparkan manajemen penanganan perkara korupsi dan bentuk koordinasi dengan lembaga penegak hukum lain.

Selain itu juga dijelaskan tentang efektifitas pembentukan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Tim Saber Pungli) serta tindak lanjut pengaduan masyarakat yang diserahkan kepada jaksa Agung dalam rapat kerja sebelumnya dengan Komisi III DPR RI.

Kendati demikian, Kejaksaan Agung tetap diingatkan untuk menjaga profesionalisme dan independensi agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang dalam penanganan perkara.

“Kami meminta agar Jaksa Agung betul-betul mengutamakan asas keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan serta meningkatkan kinerja dan profesionalisme internal kejaksaan sehingga dapat mencegah penyalahgunaan kewenangan dalam proses penanganan perkara”, tegas Benny.

Di akhir rapat kerja itu, BKH memberikan pengaduan masyarakat NTT terkait kejaksaan di NTT kepada Jaksa Agung, HM Prasety0. (Andre/VoN).

Previous ArticleGuru Honor SMA dan SMK di Matim Diminta Bersabar
Next Article Mengutamakan Kristus (Renungan Paskah 2017)

Related Posts

KemenHAM Dorong Youth Ranger Indonesia Jadi Agen Penyebar Nilai HAM

16 Juni 2026

Demokrat Bantah Keterlibatan AHY dalam Kasus BGN, Minta Media Sajikan Informasi Terverifikasi

10 Juni 2026

420 Warga Tengki Seribu Minta Natalius Pigai Turun Tangan Awasi Pemenuhan HAM di Lokasi Relokasi

9 Juni 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.