Ruteng, VoxNTT.com – Dinas Sosial Kabupaten Manggarai kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui peluncuran inovasi terbarunya, Website CAMPE (Cek Akses Mandiri Program Bansos Elektronik).
Website ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai informasi terkait bantuan sosial (bansos), termasuk status penerima, pengajuan pengaduan, hingga informasi tentang program-program bansos yang sedang berlangsung.
Kepala Bidang Layanan Sosial Kabupaten Manggarai, Wahyuwati menjelaskan, Website CAMPE merupakan solusi atas tantangan yang selama ini dihadapi masyarakat dalam memperoleh informasi tentang bansos.
Dengan kemudahan akses melalui perangkat smartphone, masyarakat kini dapat mengecek status penerima bansos dan mengajukan pengaduan secara online.
“Selama ini, masyarakat harus datang langsung ke kantor Dinas Sosial untuk mengecek status bansos atau mengajukan pengaduan. Dengan adanya Website CAMPE, semua itu bisa dilakukan secara mandiri melalui ponsel, cukup dengan memindai barcode yang tersedia,” ujar Wahyuwati, Kamis, 3 Juli 2025.
Website CAMPE menawarkan berbagai fitur unggulan yang memudahkan masyarakat. Salah satunya adalah kemudahan akses melalui barcode yang dapat dipindai menggunakan smartphone.
Masyarakat juga bisa berkomunikasi langsung dengan admin website untuk menanyakan hal-hal terkait bansos atau mengajukan pengaduan tentang mekanisme pembagian bantuan sosial.
Namun, Wahyuwati mengingatkan bahwa pelayanan dari admin hanya tersedia selama jam kerja, yaitu dari pukul 08.00 Wita hingga 16.00 Wita.
Lebih lanjut, pihak Dinas Sosial berharap agar para camat dan kepala desa turut mendukung program ini dengan membagikan barcode Website CAMPE kepada masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu dan belum memiliki smartphone. Hal ini sangat penting mengingat banyaknya warga yang hidupnya sangat bergantung pada bantuan sosial.
Salah seorang warga Kecamatan Cibal, Dionisius Yonardo Dora, mengungkapkan rasa apresiasinya atas peluncuran Website CAMPE.
Ia merasa bahwa dengan adanya akses mudah ini, masyarakat akan terbantu dalam mendapatkan informasi dan mengatasi berbagai permasalahan terkait bansos.
“Ini sangat membantu, apalagi kami di Cibal sering menghadapi masalah dengan mekanisme pembagian bansos dan sasaran penerima yang tidak tepat. Jika bisa mengakses website ini, pengaduan akan lebih cepat teratasi,” ungkap Dora.
Meski di Cibal belum ada barcode yang disebarkan, Dora berharap agar secepatnya masyarakat di daerah tersebut bisa memanfaatkan website ini.
“Kami sangat mengapresiasi jika website ini sudah bisa diakses masyarakat melalui smartphone. Apalagi, banyak sasaran yang belum pernah menerima bansos, mereka bisa langsung mengadu,” tambahnya.
Penulis: Berto Davids

