Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»680 Nakes di Manggarai Terima SK P3K, Kadis Kesehatan: Tingkatkan Etos Kerja dan Profesionalisme
KESEHATAN

680 Nakes di Manggarai Terima SK P3K, Kadis Kesehatan: Tingkatkan Etos Kerja dan Profesionalisme

By Redaksi2 Agustus 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis Kesehatan Kabupaten Manggarai, drg. Bertolomeus Hermopan (Foto: Isno Baco/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Sebanyak 680 tenaga kesehatan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap I tahun 2024.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, drg. Bertolomeus Hermopan menegaskan pentingnya peningkatan etos kerja dan profesionalisme di kalangan tenaga kesehatan yang baru diangkat tersebut.

“Tenaga kesehatan yang baru saja diangkat menjadi P3K, harus menjalankan tugas dan fungsi secara profesional, bertanggungjawab serta berdedikasi tinggi,” ujar drg. Bertolomeus yang akrab disapa dr. Tomi, kepada VoxNtt.com pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Ia mengingatkan para tenaga kesehatan untuk mengedepankan kompetensi yang dibarengi dengan kecepatan dan ketepatan, karena hal itu dinilai akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Selain itu, dr. Tomi juga menekankan pentingnya menjaga etika dan perilaku dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, sebagai pelayan masyarakat, tenaga kesehatan harus mampu berkomunikasi dengan baik dan mudah dipahami.

“Jaga nama baik pribadi maupun instansi dan tidak melakukan hal-hal yang menyimpang dari peraturan perundang-undangan. Tingkatkan etos kerja yang produktif, terampil dan kreatif, sehingga tidak ada lagi image negatif terhadap kinerja ASN yang lamban dan tidak profesional,” katanya.

Ia menambahkan, tenaga kesehatan juga harus menjadi teladan dalam mewujudkan birokrasi yang sehat dan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Jadilah pelopor bagi terselenggaranya birokrasi yang sehat dan pemerintahan yang baik. Teruslah belajar, berbenah diri dan senantiasa mengasah kemampuan. Pegang prinsip tepat waktu, tepat administrasi dan tepat mutu,” pungkasnya.

Dr. Tomi berharap para tenaga kesehatan yang telah menerima SK P3K dapat memberikan kontribusi nyata, baik di Puskesmas maupun di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebelumnya, sebanyak 1.244 ASN P3K tahap I di lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai telah menerima SK pengangkatan pada Kamis, 31 Juli 2025.

SK tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, dalam sebuah acara yang digelar di halaman Kantor Bupati.

“Hari ini puncak dari segala kerinduan, karena itu saya mengajak kita semua untuk berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Bupati Hery dalam sambutannya.

Politikus PDI Perjuangan itu juga menyampaikan selamat kepada para tenaga P3K yang telah resmi diangkat dan mengajak mereka untuk bekerja sepenuh hati.

“Mari kita sama-sama melayani masyarakat Manggarai dengan sepenuh hati, dan sepenuh jiwa,” katanya.

Bupati Hery juga memberikan pesan agar para P3K menjaga amanah yang telah diberikan, seraya menegaskan bahwa pengangkatan sebagai P3K bukan berarti kebal dari evaluasi kinerja.

“Jadi kalau sudah di dalam birokrasi, jaga amanah itu dengan baik. Kalau ada yang sudah di dalam tapi tidak jaga amanah yang sudah diberikan, maka pintu terbuka untuk keluar, karena masih banyak orang membutuhkan amanah itu,” tegasnya.

Kontributor: Isno Baco

Dinas Kesehatan Manggarai Dinkes Manggarai Manggarai
Previous ArticleGubernur NTT Klaim Ajang Tour De EnTeTe Dapat Sambutan Positif dari Kepala Daerah
Next Article Cerpen: Di Bawah Langit Abu

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.