Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Suara Tangisan Muncul di Kali Lowo Koke Hebohkan Warga Wolosambi
Regional NTT

Suara Tangisan Muncul di Kali Lowo Koke Hebohkan Warga Wolosambi

By Redaksi23 September 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Karel, salah satu dari empat ekor anjing pelacak menggonggong di sebuah batu dalam upaya pencarian tiga korban hilang banjir bandang di Kabupaten Nagekeo (Foto: Patrianus Meo Djawa/ VoxNtt.com
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, VoxNTT.com – Warga Kampung Wolosambi digemparkan dengan suara tangisan misterius yang terdengar dari arah bawah dari lembah Kali Lowo Koke, lokasi yang terdampak paling parah banjir bandang hingga merenggut 8 dari 9 korban jiwa.

Ivon, salah seorang warga Wolosambi, mengaku dia pertama kali mendengar suara tersebut pada Minggu malam, 21 September 2025, sekitar pukul 23.30 Wita saat sedang brsama warga lain bermain kartu di Pos penjagaan. Suara itu lantas mengundang rasa penasaran warga lainnya. Mereka berbondong-bondong keluar rumah dan berdiri di tepi tebing curam di bantaran Kali Lowo Koke.

“Macam suara orang besar dan anak-anak yang menangis. Kami semua dengar suara itu,” ujar Ivon yang juga dibenarkan sejumlah warga lain.

Tangisan yang bercampur rintihan itu terdengar selama hampir lima menit. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti dari mana sumber suara tersebut berasal.

Warga menduga suara itu muncul dari arah Kali Lowo Koke. Meski demikian, mereka merasa janggal sebab dilokasi tersebut saat ini sedang ada aktivitas pembangunan jembatan darurat oleh Kementerian PUPR.

Anggota TNI dan Polri membongkar material pasir dan batu di sekitar batu yang besar dalam upaya pencarian tiga korban hilang di Kabupaten Nagekeo (Foto: Patrianus Meo Djawa/ VoxNtt.com)

Selain itu, di sekitar Lowo Koke juga masih berdiri dua kamp yang dihuni puluhan anggota TNI dari Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 834/WM Nagekeo.

Pada malam yang sama, tim gabungan TNI dan Polri juga masih melakukan pencarian terhadap tiga korban yang hingga kini belum ditemukan di sepanjang aliran Kali Lowo Koke.

Terbaru, salah satu titik di bawah Jembatan Watu Dhoge, Kelurahan Mauponggo, menjadi fokus pencarian setelah Karel, anjing pelacak milik Mabes Polri, memberikan sinyal dengan menggonggong ke arah sebuah bongkahan batu besar.

“Karel memang anjing pelacak yang sering ditugaskan dalam operasi SAR. Akurasinya mencapai 80 sampai 97 persen,” ujar seorang anggota Polri.

Namun, proses penggalian di lokasi tersebut tidak berjalan maksimal karena banyaknya warga yang berkerumun menyaksikan dari dekat. Akibatnya, pencarian ditunda dan akan dilanjutkan, Senin, 22 September 2025

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Banjir Nagekeo Kabupaten Nagekeo Nagekeo
Previous ArticlePemda Manggarai Bangun Belasan Proyek Drainase Kota Gunakan DAU Rp2 Miliar
Next Article Pemerintah NTT Gelar Retret Kepemimpinan Strategis, Anggarkan Rp1 Miliar untuk 677 Pejabat

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.