Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Cegah Konflik Keagamaan, SMK Muhammadiyah Manggarai Timur Tekankan Nilai Toleransi Sejak Dini
Pendidikan NTT

Cegah Konflik Keagamaan, SMK Muhammadiyah Manggarai Timur Tekankan Nilai Toleransi Sejak Dini

By Redaksi15 November 20251 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
SMK Muhammadiyah Manggarai Timur berlokasi di Jln. KH. Dahlan, Masjid Jabal Nur Muhammadiyah Teke, Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas. (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Manggarai Timur yang berlokasi di Pota, Kecamatan Sambi Rampas menekankan siswa-siswinya agar memupuk nilai toleransi sejak dini untuk mencegah konflik keagamaan.

Penekanan tersebut diperkuat melalui sosialiaasi cegah dini konflik keagamaan yang diselenggarakan oleh Penyuluh Agama Kabupaten Manggarai Timur di sekolah itu, belum lama ini.

Dalam keterangannya, Kepala SMK Muhammadiyah Mangggarai Timur, Wahyudin mengatakan, semangat persatuan dan nilai toleransi harus terus ditanam sejak dini agar siswa-siswi dapat menjadi benteng dalam mencegah perpecahan dan radikalisme.

Menurutnya, pelajar menjadi peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks.

Karena itu, melalui beberapa penekanan, ia berharap sosialisasi cegah konflik keagamaan tersebut mampu memberi manfaat yang besar bagi SMK Muhammadiyah Manggarai Timur dalam menjaga persatuan.

Siswa-siswi kiranya dapat menjadi generasi muda yang cerdas, berakhlak dan berjiwa kemanusiaan yang tinggi serta mampu mencegah konflik di tengah masyarakat.

Selain itu ia juga berharap siswa-siswi bisa menjaga kerukunan, menghargai perbedaan dan memiliki semangat persatuan sebagai wujud cinta tanah air.

“Toleransi dapat diwujudkan melalui sikap menghargai termasuk dalam ranah perbedaan pandangan keagamaan dan kebudayaan,” ujar Wahyudin, Jumat, 14 November 2025.

Penulis: Berto Davids

Kecamatan Sambi Rampas Sambi Rampas SMK Muhammadiyah Manggarai Timur
Previous ArticleKapolres Manggarai Tegaskan Komitmen Cegah TPPO, Dorong Bhabinkamtibmas Tingkatkan Edukasi ke Masyarakat
Next Article Krisis di Tengah Badai Digital

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.