Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Lapen Dana Desa di Perak Cibal yang Sempat Rusak Parah Akhirnya Diperbaiki
Regional NTT

Proyek Lapen Dana Desa di Perak Cibal yang Sempat Rusak Parah Akhirnya Diperbaiki

By Redaksi4 Januari 20263 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proyek Lapisan Penetrasi (Lapen) di Dusun Perak, Desa Perak, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, yang menggunakan Dana Desa (DD) diperbaiki pada Minggu, 4 Januari 2026 (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Pengerjaan Lapisan Penetrasi (Lapen) di Dusun Perak, Desa Perak, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, yang menggunakan Dana Desa (DD) dan sempat diberitakan rusak parah, akhirnya diperbaiki.

Pantauan media ini di lokasi proyek menunjukkan para pekerja tengah membersihkan sisa-sisa material di ruas jalan yang diperbaiki di Dusun Perak, Desa Perak, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai.

Kepala Desa Perak, Yohanes Amat mengatakan, kerusakan pada proyek tersebut telah ditangani oleh pihak desa.

“Kami perbaiki adik, kerusakan wajib diperbaiki, kami juga berterima kasih kepada media yang memberitakan karena dengan pemberitaan itu kami bisa lebih hati-hati dalam semua pekerjaan menggunakan dana desa,” jelasnya kepada VoxNtt.com di lokasi pekerjaan, Minggu, 4 Januari 2025.

Sebelumnya, proyek Lapisan Penetrasi (Lapen) di Dusun Perak, Desa Perak, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, yang dikerjakan menggunakan Dana Desa (DD) senilai Rp205.809.550, dilaporkan mengalami kerusakan parah meski baru selesai dikerjakan.

Proyek tersebut diketahui mulai dikerjakan sekitar Oktober 2025 dengan volume pekerjaan sepanjang 330 meter dan waktu pelaksanaan selama 25 hari kerja.

Pantauan VoxNtt.com pada Sabtu, 3 Januari 2025, menunjukkan kondisi lapen sudah mulai terkelupas dan retak, sehingga menimbulkan kesan pengerjaan asal jadi.

Selain itu, pengerjaan lapen tersebut juga diduga tidak mengikuti standar teknis yang benar, khususnya dalam penggunaan material batu. Padahal, rincian dana fisik untuk proyek lapen tersebut diketahui mencapai Rp201.014.554 dari total Dana Desa sebesar Rp205.809.550.

VoxNtt.com juga memperoleh informasi bahwa proyek tersebut sempat diprotes oleh Ketua RT Sirek dan Ketua RT Klumpang, Desa Perak, karena diduga menggunakan material yang tidak sesuai standar.

Para pekerja disebut menggunakan batu karang berukuran 3/5 dalam pengerjaan fisik lapen, material yang dinilai tidak layak untuk pembangunan lapisan penetrasi. Batu tersebut juga diduga tidak melalui tahapan uji kelayakan laboratorium.

Sumber VoxNtt.com di RT Klumpang, Desa Perak membenarkan adanya protes dari Ketua RT terkait kualitas pengerjaan proyek tersebut.

“RT pernah protes karena mereka pakai batu 3/5 mengerjakan proyek lapen itu, padahal seharusnya batu 5/7 yang layak digunakan,” ungkap sumber tersebut sembari meminta identitasnya disembunyikan.

Bahkan, sumber tersebut mengaku Ketua RT sempat memimpin warga untuk mogok kerja sebagai bentuk protes atas penggunaan material yang dinilai tidak sesuai standar.

Sumber VoxNtt.com lainnya mendesak aparat penegak hukum, baik Inspektorat maupun Kejaksaan, untuk segera memantau kondisi riil proyek tersebut.

Menurutnya, seluruh proyek fisik yang dibiayai Dana Desa hanya memiliki masa pemeliharaan selama enam bulan sejak proses Provisional Hand Over (PHO).

“Ini harus diperiksa, karena masa pemeliharaan untuk proyek dana desa hanya 6 bulan saja, sehingga yang dituntut ya kualitas. Kalau tidak berkualitas ya wajib periksa,” katanya.

Penulis: Berto Davids

Desa Perak Kabupaten Manggarai Kecamatan Cibal Manggarai
Previous ArticleHari ke-10 Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban KM Putri Sakinah
Next Article Hujan Deras Picu Longsor, Ruas Jalan Beamese–Owak di Cibal Timur Tertimbun

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.