Ruteng, VoxNTT.com – Pencarian hari ketiga terhadap Armendo W. Jeferson, pelajar SMP Katolik Fransiskus Ruteng yang tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai, Desa To’e, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, terus dilakukan. Namun sejak dilaporkan tenggelam pada 11 Januari 2026, putra asal Orong, Kecamatan Welak tersebut belum berhasil ditemukan.
Proses pencarian terkendala oleh kondisi Air Terjun Tiwu Pai yang cukup dalam, bergua, serta derasnya aliran arus air.
Situasi ini menyebabkan jarak pandang di dalam air sangat terbatas, hanya sekitar 15 hingga 20 sentimeter, sehingga menyulitkan tim pencari menemukan korban.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai, Stefanus Tawar mengatakan pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi kejadian. Namun hingga hari ketiga pencarian, korban masih belum ditemukan.
Menurut Stefanus, kondisi di dasar air terjun cukup berbahaya karena terdapat gua besar dengan kedalaman sekitar lima meter. Kedalaman tersebut dapat bertambah saat hujan turun.
“Di situ ada gua, kalau hujan maka kedalamannya mencapai 7 meter, itu yang membuat sulit,” terang Stefanus, Selasa, 13 Januari.
Ia menambahkan, dalam upaya pencarian, BPBD bekerja sama dengan Tim SAR dan Pol Air Polda NTT.
Selain tim pencari, keluarga korban juga terus berada di lokasi dengan mendirikan tenda di sekitar area air terjun untuk menunggu perkembangan pencarian.
Penulis: Berto Davids

