Jakarta, VoxNTT.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada motivator nasional Merry Riana, suaminya Alva Christopher Tjenderasa, serta lebih dari 40 tokoh dari komunitas Tionghoa yang resmi bergabung sebagai kader Partai Demokrat. Penyerahan KTA berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026.
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, bergabungnya para tokoh tersebut bukan sekadar seremoni administrasi partai.
“Bagi kami, ini bukan penyerahan KTA melainkan komitmen bersama untuk mengabdi pada bangsa,” kata AHY dalam sambutannya.
AHY mengaku bangga dan terharu atas bergabungnya Merry Riana beserta kader baru lainnya. Menurut dia, kehadiran figur inspiratif diharapkan memperkuat energi perubahan dan semangat kebangsaan di tubuh Partai Demokrat.
“Saya benar-benar bangga dan terharu. Mudah-mudahan semakin banyak lagi saudara-saudara kita, masyarakat dan bangsa, yang mau bergabung dan berjuang bersama,” kata AHY.
Ia menegaskan Partai Demokrat dibangun sebagai partai kebangsaan yang terbuka dan menjunjung persatuan dalam keberagaman.
“Partai Demokrat sebagai partai kebangsaan yang menghargai perbedaan dan merawat persatuan,” ungkap AHY.
Perlu saya sampaikan kepada para kader baru bahwa Partai Demokrat terus dibangun sebagai rumah bersama, rumah yang mempersatukan perbedaan dalam tujuan yang sama.
“Yaitu berbuat yang terbaik untuk negeri kita tercinta Indonesia yang kita cintai,” ungkapnya.
Merry Riana dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas keputusan yang diambilnya untuk bergabung dengan Partai Demokrat. Ia menyebut langkah tersebut sebagai perjalanan baru yang tidak ia jalani sendirian.
“Saya menemukan orang-orang yang luar biasa dan menemukan sebuah rumah untuk saya berjuang dan rumah perjuangan itu namanya adalah Partai Demokrat,” ucapnya.
Merry Riana juga mengaku sempat merasa gugup menjelang penyerahan KTA. Ia bercerita sempat menyambangi kantor AHY dan tidak menyangka akan mengenakan seragam biru tua Partai Demokrat sebagai kader resmi.
“Saya sempat berbagi, saya bilang hari ini deg-degan banget karena seperti memulai lembaran baru, hidup baru, seperti pernikahan. Memakai seragam baru, saya tahu ini adalah satu keputusan yang akan mengubah hidup saya dan Alva selamanya,” pungkasnya.
Ia meyakini keputusannya terjun ke dunia politik dilandasi niat baik untuk membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Dengan harapan yang baik, tentunya akan membawa kebaikan. Itu yang saya yakini,” ucapnya.
Masuknya Merry Riana ke dunia politik menambah deretan figur publik yang memilih terlibat langsung dalam proses demokrasi.
Dikenal sebagai motivator, pengusaha, dan penulis, bergabungnya Merry Riana ke Partai Demokrat menandai babak baru pengabdian dirinya bagi masyarakat dan bangsa.
Penulis: Isno Baco

