Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Jenazah WNA Asal Kanada yang Tewas di Labuan Bajo Diterbangkan ke Bali 
Pojok Info

Jenazah WNA Asal Kanada yang Tewas di Labuan Bajo Diterbangkan ke Bali 

By Redaksi26 Februari 20263 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jenazah ML yang meninggal bunuh diri di Labuan Bajo dimasukan dalam mobil ambulance saat hendak diterbangkan ke Bali (Foto: Dokumen Polres Manggarai Barat)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Setelah hampir dua minggu disemayamkan di RSUD Komodo, jenazah ML (61), warga negara asing (WNA) asal Kanada yang ditemukan tewas gantung diri di Labuan Bajo, akhirnya diberangkatkan menuju Denpasar, Bali, pada Rabu, 25 Februari 2026. Pemulangan ini dilakukan menyusul permintaan pihak keluarga untuk dilakukan proses otopsi di negara asalnya.

ML sebelumnya ditemukan meninggal dunia dalam posisi gantung diri di Kamar Nomor 11, Green Hill Boutique Hotel, Kelurahan Labuan Bajo, pada Jumat siang, 13 Februari 2026 lalu. Sejak saat itu, jenazah ML tertahan di ruang jenazah RSUD Komodo Labuan Bajo guna menunggu kepastian administratif dari pihak kedutaan dan keluarga.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, Lufthi Darmawan Aditya mengatakan proses pengiriman jenazah telah melalui seluruh tahapan identifikasi dan prosedur yang diperlukan sebelum diberangkatkan ke Bali.

“Jenazah kami kawal langsung dari RSUD Komodo menuju bandara. Seluruh prosedur identifikasi telah kami rampungkan untuk proses serah terima di Bali nanti,” ujar Lufthi.

Ia menjelaskan, pihak Karantina Kesehatan dan Imigrasi melakukan pemeriksaan intensif guna memastikan kepatuhan terhadap protokol kesehatan internasional.

“Pemeriksaan ini wajib dilakukan. Ini adalah protokol kesehatan internasional bagi pengiriman jenazah lintas wilayah negara,” tambah AKP Lufthi.

Menurut dia, pengiriman jenazah ke Bali merupakan tahap awal sebelum diterbangkan ke Kanada.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kedutaan Kanada, jenazah dikirim ke Bali untuk kemudian diteruskan ke Kanada. Pihak keluarga, khususnya anak korban, meminta agar dilakukan proses otopsi di sana (Kanada) guna memastikan penyebab pasti kematian,” ungkap dia.

Seluruh barang pribadi milik ML juga telah dikemas dalam satu tas khusus dan dikirimkan bersamaan dengan peti jenazah.

“Korban diterbangkan menggunakan maskapai Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6330 pada pukul 14.20 Wita dengan tujuan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali,” sebutnya.

Jenazah ML, kata dia, hanya diantar oleh salah satu perwakilan dari RSUD Komodo karena tidak ada keluarga di Labuan Bajo.

“Lantaran tidak ada anggota keluarga di Labuan Bajo, jenazah diantarkan langsung oleh perwakilan rumah sakit kepada pihak Kedutaan Besar Kanada. Hal ini dilakukan karena perwakilan rumah sakit telah menerima kuasa resmi dari keluarga korban,” jelas AKP Lufthi.

Kasus kematian ML sempat menjadi perhatian publik di kawasan wisata premium Labuan Bajo. Selama 12 hari masa penantian di rumah sakit, pihak otoritas setempat terus menjalin komunikasi intensif dengan Kedutaan Besar Kanada di Bali guna menyelesaikan kendala bahasa dan birokrasi internasional yang sempat membuat proses pemulangan memakan waktu.

“Dengan keberangkatan ini, wewenang penanganan jenazah kini beralih kepada pihak Kedutaan Kanada di Denpasar sebelum akhirnya menempuh perjalanan jauh kembali ke tanah kelahirannya di Kanada,” tuturnya.

Penulis: Sello Jome

Mabar Manggarai Barat Polres Mabar
Previous ArticleKejati NTT Usut Dugaan Korupsi Proyek Insinerator Rp 5,6 Miliar, ASN DLHK Diperiksa
Next Article NasDem NTT Gelar Diskusi Lima Tahun Seroja, Bahas Risiko Bencana hingga Solusi Mitigasi

Related Posts

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.