Ruteng, VoxNTT.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai, Aleksius Armanjaya, meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat menyediakan layanan khusus administrasi kependudukan di dua kecamatan terjauh, yakni Reo Barat dan Satarmese Barat.
Menurut Aleksius, kondisi geografis kedua kecamatan tersebut menyulitkan warga dalam mengakses layanan administrasi kependudukan yang selama ini terpusat di Ruteng.
Ia menilai pemerintah daerah perlu menghadirkan solusi agar pelayanan publik lebih dekat dan efisien.
“Fungsi pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mereka tidak perlu datang ke Ruteng. Mereka bisa menghemat waktu dan uang transportasi atau biaya lainnya. Mereka cukup dilayani di ibukota kecamatan masing-masing,” ungkap Ketua Fraksi Partai Demokrat itu dalam rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025 pada Rabu, 8 April 2026.
Aleksius, yang akrab disapa Lexy, mengatakan layanan khusus di dua kecamatan tersebut dapat menjadi langkah awal inovasi pelayanan publik oleh pemerintah daerah, khususnya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
“Dua kecamatan ini bisa menjadi langkah awal inovasi dinas sebagai uji coba, sebelum wilayah-wilayah lain. Mereka dijadikan pilot project untuk mulai dilaksanakan dan diperhatikan perkembangannya,” ujar dewan dari daerah pemilihan Ruteng, Lelak Rahong Utara itu.
Menanggapi usulan tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Manggarai, Yakobus Banggut, menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan.
“Kami ucapkan terimakasih atas masukan Pak Lexy. Seingat saya, pendapat ini sudah disampaikan dua kali oleh Pak Lexy, namun baru kali ini disampaikan dalam rapat resmi bersama kami,” ungkapnya.
Namun demikian, ia menilai usulan tersebut masih perlu dibahas lebih lanjut bersama pimpinan daerah, terutama terkait kebutuhan anggaran dan sarana pendukung.
“Kita pasti membutuhkan tambahan peralatan, kantor, personel dan hal lainnya. Sehingga untuk sementara, kami maksimalkan pelayanan keliling ke desa-desa,” ujar Yakobus.
Penulis: Isno Baco

