Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Lima Siswi SMKS Stella Maris Labuan Bajo Terpilih Ikut Program Magang ke Jepang
Pendidikan NTT

Lima Siswi SMKS Stella Maris Labuan Bajo Terpilih Ikut Program Magang ke Jepang

By Redaksi25 April 20263 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kelima siswi SMKS Stella Maris Labuan Bajo yang akan mengikuti magang di Jepang (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Sebanyak lima siswi Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Stella Maris Labuan Bajo untuk pertama kalinya terpilih mengikuti program magang di Jepang. Program tersebut menjadi sejarah baru bagi sekolah itu melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan dan mitra pelatihan.

Kepala SMKS Stella Maris, RD. Ignasius Azevedo Viarez menjelaskan, program tersebut merupakan yang pertama kali dijalankan dan terbentuk melalui afiliasi dengan SMK Mitra Industri MM2100 Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, serta Keuskupan Agung Jakarta.

“Dari kerja sama ini, ada banyak hal yang dilahirkan termasuk mengadakan kelas khusus Bahasa Jepang di SMKS Stella Maris Labuan Bajo yang dibimbing oleh Ibu Krista Guru Bahasa Jepang dan Ibu Maria Virgin Bagian Humas Hubind SMK,” jelas Servi sapaan Ignasius kepada VoxNtt.com, Sabtu, 25 April 2026.

Ia mengatakan, minat siswa terhadap kelas khusus tersebut sangat tinggi. Dari banyaknya pendaftar, sebanyak 23 siswa akhirnya terpilih mengikuti kelas khusus Bahasa Jepang.

Menurut Servi, kelas khusus itu bertujuan mempersiapkan peserta didik agar dapat mengikuti program magang di Jepang. Dari 23 peserta, sebanyak 11 orang dinyatakan lolos tes awal Medical Check Up (MCU) di SMKS Stella Maris Labuan Bajo.

“Dari 23 peserta ini, yang lolos tes Medical Check Up (MCU) awal di SMK Stella Maris Labuan Bajo berjumlah 11 orang,” katanya.

Sebelas peserta tersebut kemudian mendapatkan pembinaan pengetahuan dan fisik dari tim pemagangan Jepang. Mereka terdiri atas enam siswa laki-laki dan lima siswi perempuan. Kelima siswi itu merupakan peserta didik kelas XII yang baru saja tamat.

“Kami langsung dibantu oleh pihak LPK Horenso Indonesia sendiri, LPK yang selama ini telah memiliki surat izin resmi dan telah lama bekerja sama dengan SMK MIMM2100 dalam pengiriman tenaga magang ke Jepang juga beberapa bulan lalu berkolaborasi dengan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Manggarai Barat,” ujarnya.

Servi menjelaskan, pada batch pertama, kelima siswi tersebut mendapat panggilan langsung dari LPK Horenso Indonesia untuk mengikuti pembelajaran bahasa dan budaya Jepang di Jakarta. Pada 22 April 2026, mereka menjalani wawancara dengan pihak industri Jepang dan dinyatakan lulus.

“Ke-5 siswi terbaik ini lulus tes interview dan tanggal 30 April mendatang kelimanya bersama dengan 160 orang temannya di LPK akan dilepaskan secara sah untuk magang ke Jepang,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, para peserta akan menyiapkan berbagai dokumen keberangkatan seperti visa, paspor, dan pemeriksaan kesehatan akhir sebelum diberangkatkan ke Jepang.

“Dalam beberapa hari mendatang mereka akan mempersiapkan dokumen-dokumen penting seperti visa, pasport, pemeriksaan kesehatan (MCU) final dan lain-lain sebelum mereka berangkat magang ke Jepang,” lanjut dia.

Servi menambahkan, berdasarkan kontrak yang telah ditandatangani, kelima siswi tersebut akan menjalani masa magang selama tiga tahun dengan gaji berkisar Rp12 juta hingga Rp16 juta per bulan.

Sementara itu, enam siswa lainnya masih menunggu jadwal keberangkatan ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan lanjutan di LPK Horenso Indonesia.

“Untuk 6 orang siswa masih menunggu jadwal keberangkatan ke Jakarta untuk pelatihan bahasa dan budaya Jepang lebih lanjut di LPK Horenso Indonesia. Kami berharap keenam siswa ini juga bisa mengikuti jejak kelima siswi yang sudah lolos interview user ini,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome

Labuan Bajo SMKS Stella Maris SMKS Stella Maris Labuan Bajo
Previous ArticleDibaptis: Menjadi Altar dan Pintu Kehidupan
Next Article Polres Manggarai Amankan Dump Truck Bermuatan Solar Subsidi, Dua Anggota Polisi Dinonaktifkan

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Misteri Keindahan Manusia

10 Juni 2026

Demokrat Bantah Keterlibatan AHY dalam Kasus BGN, Minta Media Sajikan Informasi Terverifikasi

10 Juni 2026

Pensiunan ASN Sebut AKP Serfolus Tegu Dalang Penggerudukan Mapolres Nagekeo

10 Juni 2026

Operasi Patuh Turangga 2026 di Manggarai Ditunda, Polisi Perbanyak Edukasi dan Kegiatan Simpatik

10 Juni 2026

420 Warga Tengki Seribu Minta Natalius Pigai Turun Tangan Awasi Pemenuhan HAM di Lokasi Relokasi

9 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.