Kupang, VoxNTT.com – Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengatakan Pemerintah Provinsi NTT telah menampung penghuni Panti Asuhan Guardian Holy Angel Katolik yang terbakar di Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, pada Rabu, 13 Mei 2026.
Panti asuhan tersebut terbakar akibat dugaan korsleting listrik. Sebanyak 19 anak dan dua suster penghuni panti dievakuasi ke Balai Diklat Dinas Sosial Provinsi NTT di belakang Gereja Paulus Naikoten.
Melki mengatakan langkah penanganan langsung dilakukan setelah dirinya menerima laporan dari Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Flori Rita Wuisan.
Ia kemudian meminta koordinasi lintas instansi segera dilakukan, termasuk dengan Pemerintah Kota Kupang.
“Kami sudah koordinasi bersama Pemda Kota Kupang terkait langkah-langkah penanganan sejak kesempatan pertama,” katanya, Rabu malam.
Menurut Melki, pemerintah provinsi bersama Pemerintah Kota Kupang telah memindahkan seluruh penghuni panti ke lokasi penampungan sementara milik Dinas Sosial Provinsi NTT sejak sore hingga malam hari.
“Dan untuk sementara seluruh proses kehidupan bersama Panti Asuhan dilakukan di tempat milik Dinas Sosial Provinsi,” kata Melki.
Ia menuturkan kebutuhan logistik para penghuni panti akan ditangani bersama oleh Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang selama masa penampungan berlangsung.
Melki berharap anak-anak panti dan para pengasuh tetap dapat menjalani aktivitas dengan baik meski untuk sementara tinggal di lokasi penampungan.
“Tentu kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah pusat agar panti asuhan ini segera difungsikan kembali,” ujarnya. [VoN]

