Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Kunjungi Pasar Minggu Nangaba, Meba : Pedagang Belum Nyaman
Ekbis

Kunjungi Pasar Minggu Nangaba, Meba : Pedagang Belum Nyaman

By Redaksi27 Mei 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bakal Calon Bupati Ende dari PDIP Klemens Meba sedang bersalaman dengan salah seorang pedagang di Pasar Minggu Nangaba (Foto : Doc. Tim)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Bakal calon bupati Ende, Klemens Meba menilai kondisi pasar mingguan Nangaba belum tertata dengan baik saat berkunjung ke pasar itu tepat pada hari pasar Jumad (27/5/2017) pagi.

“Saya turun itu mau melihat langsung para pedagang. Ternyata kondisinya belum nyaman. Para pedagang yang menjual saja belum nyaman,”ungkap mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga NTT ini  disela-sela kunjungan.

Beliau juga mengkritisi infrastruktur yang tidak diperhatikan. Padahal, aktivitas pasar cukup ramai dan sangat membantu kehidupan masyarakat Kecamatan Ende dan Kecamatan Nangapanda.

Pemerintah, sebut Klemens, mesti menyiapkan pasar yang layak untuk memasarkan hasil pertanian. Sebab, dua kecamatan tersebut memiliki potensi hasil perkebunan yang cukup.

“Kalau pedagang sudah merasa aman, maka proses jual beli juga lancar. Mereka jualnya pinggir jalan, di bawah pohon karena infrastruktur tidak memadai,”pungkas Klemens.

Paulus Pama, pedagang asal Wawonato turut berkomentar terhadap kondisi pasar yang tidak layak itu.

Ia mengaku setiap hari pasar, para pedagang harus mencari tempat di sekitar rumah-rumah warga Nangaba.

“Ya, kami cari (tempat, red) sendiri. Ada yang di pinggir jalan, ada yang dekat rumah, ada yang dibawa pohon. Jadi kami jual disitu,”katanya.***(Ian Bala/VoN).

Ende
Previous ArticlePemkab TTU Disorot DPRD Soal Tarik Ulur Sertifikat Tanah di Desa Naiola Timur
Next Article Puisi-Puisi Ama Khurman (Catatan oleh Hengky Ola Sura)

Related Posts

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.