Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Desa Bea Ngencung Belum Ada Pemimpin Baru
VOX DESA

Desa Bea Ngencung Belum Ada Pemimpin Baru

By Redaksi21 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Kades (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Pasca kepala desa Bea Ngencung kecamatan Rana Mese kabupaten Manggarai Timur (Matim), Kornelis Jardi terlibat kasus dugaan penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2016, desa itu mengalami kekosongan pemimpin. Akibatnya, masyarakat, dana desa, dan raskin tidak terurus.

Salah seorang warga desa Bea Ngencung yang minta namanya tidak dimediakan via pesan WhatsApp, Rabu (21/6/2017) mengatakan selama ini desanya masih kosong pemimpin.

“Kami kekosongan pemimpin desa. Beras miskin tidak ada yang urus. Begitu juga dana desa 2017. Sementara desa lain sudah mulai,” kata warga itu.

“Kami meminta Polres Manggarai agar menetapkan tersangka kepada Kades tersbut jika terbukti mlakukan korupsi. Jangan bertele-tele,” katanya

Diberitakan media ini sebelumnya, Penyidik Tipikor Polres Manggarai saat ini tengah menangani dugaan penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2016 oleh Kornelis Jardi, Kepala Desa Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Baca: Dugaan Korupsi Kades Bea Ngencung Rugikan Negara Ratusan Juta

Kapolres Manggarai, AKBP Drs. Marselis Sarimin, melalui Kasubag Humas, IPDA Daniel Djihu, kepada VoxNtt.com, Jumat, (31/3) membenarkan penyidik dari Polres Manggarai sedang menangani kasus ini.

Kata Djihu, kasusnya lagi dalam proses penyelidikan. Sejumlah saksi juga sudah diperiksa, termasuk kepala desa sendiri.

Pihaknya juga sudah menerima hasil audit fisik dari proyek DD di desa Bea Ngencung.

Namun untuk mengetahui besarnya kerugian negara dari kasus itu, pinyidik masih menunggu hasil audit dari lembaga independen Universitas Flores.

“Benar, penyidik Polres sedang menangani dugaan korupsi jalan yang dilakukan oleh Kades Bea Ngencung.  Kami masih menunggu hasil audit dari Universitas Flores terkait besar kerugian Negara,” kata Djihu. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleAngka Kematian Bayi Tinggi, Ini Upaya Dinkes TTU
Next Article Pemerintah Targetkan Hingga Tahun 2020 Flores-Lembata Bebas dari Rabies

Related Posts

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

29 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.