Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Gelar Festival Budaya, Upaya Kaum Muda Letmafo TTU Gali Potensi Lokal
Seni dan Budaya

Gelar Festival Budaya, Upaya Kaum Muda Letmafo TTU Gali Potensi Lokal

By Redaksi12 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
peserta lomba fashion show tingkat SD menunjukkan kebolehannya dalam festival Inagurasi di desa Letamfo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Di Desa Letmafo, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten TTU terdapat Sonaf Maubes sebagai tempat berdiamnya raja Usfinit selaku raja Insana.

Desa tersebut juga memiliki segudang budaya dan adat istiadat yang belum digali sebagai potensi wisata kabupaten TTU.

Kondisi inilah yang mendorong sekelompok kaum muda di desa itu untuk melangsungkan pergelaran Festival Inagurasi dengan tema ‘Warna Warni Budaya Sonaf Maubes Desa Letmafo” yang digelar di kantor desa Letmafo sejak tanggal 10 Juli hingga 12 Juli 2017.

“Awalnya kami ditantang oleh orang – orang pintar asal Letmafo yang saat ini ada di luar daerah untuk bisa gali potensi budaya di kami punya desa ini makanya kami buat festival ini” jelas ketua panitia Festival Yanuarius Moni saat ditanyai terkait motivasi menggelar festival dimaksud.

Yanuarius juga mengungkapkan, saat awal rencana ini dicetuskan, kelompok pemuda ini sempat mendapat celotehan dari warga desa.  Mereka bahkan dinilai tidak mampu menggelar kegiatan tersebut.

Namun tantangan tersebut tidak menyurutkan tekat untuk menggelar festival. Guna menggelar kegiatan ini, Yanuarius mengaku mendapat dukungan dana dari dinas pariwisata, PT NSS, donatur dan usaha dana lainnya.

Lebih lanjut Yanuarius mengungkapkan bahwa dalam festival ada beberapa kegiatan yang dilombakan seperti pemilihan duta budaya serta tarian daerah.

Selain itu juga digelar lomba fashion show tingkat SD dan SMP serta pop singer lagu daerah.

“Ini langkah awal dan kita akan gelar terus setiap tahunnya agar potensi wisata budaya kami bisa menarik wisatawan dari luar”ungkapnya. (Eman/VoN).

TTU
Previous ArticleJalan Golo Menes-Kondas Sudah Mulai Diperbaiki
Next Article Bakal Maju Pilgub NTT, Jacky Uly Mulai Sentil Calon Wakilnya

Related Posts

Festival Religi dan Budaya Paroki Wae Nakeng Libatkan 18 UMKM, Dorong Persaudaraan dan Pariwisata Religi

30 Mei 2026

Festival FEAST di Labuan Bajo Tampilkan Olahan Songkol dan Tapa Kolo

5 Mei 2026

Gubernur NTT: Tenun Ikat Bukan Sekadar Kain, Melainkan Identitas Daerah

14 Desember 2025
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.