Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»GNI Ingin Manggarai Timur Jadi Kabupaten Layak Anak
HEADLINE

GNI Ingin Manggarai Timur Jadi Kabupaten Layak Anak

By Redaksi5 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pentas musik dengan bintang tamu Albert Fakdawer, aktor filmdenias dan Jordy Waelauruw dalam memeriahkan Hari Anak Nasional di Dermaga Borong, Sabtu, 5 Agustus 2017
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional, Lembaga Gugah Nurani Indonesia (GNI) Manggarai Timur (Matim) menggelar kegiatan jalan santai (fun walk)  mengelilingi kota Borong, Sabtu (5/8/2017).

Kegiatan ini bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) dan Pemda Matim, serta Palang Merah Indonesia (PMI) di ujung timur Manggarai itu.

Manajer GNI Borong CDP, Vinzensius P. Nanggor mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah gerakan penyadaran bagi masyarakat Matim tentang hak-hak anak.

Selain itu, fun walk tersebut juga sebagai sarana sosialisasi untuk menjadikan Matim sebagai Kota Layak Anak (KLA).

“Titik utamanya adalah orangtua dan keluarga menyadari pentingnya menyadari hak-hak anak dan melundungi anak dari kekerasan dari pihak luar,” ujar Nanggor dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Sabtu pagi.

Nanggor memastikan kalau orangtua sadar terkait hak-hak anak, maka anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang baik bukan hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi keluarga, masyarakat dan bangsa Indonesia.

“Jika anak tumbuh dengan baik dalam keluarga, anak akan berbuat baik juga untuk orang lain. Keluarga mestinya mau menjaga anak. Investasi untuk kebaikan anak sangat penting bagi anak dan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Anak Kabupaten Matim, Yosepha Gradian A. D. Rati menyatakan kebahagiaannya kepada masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Itu terlebih khusus kepada para penyelenggara yakni GNI, WVI dan Pemda Matim, serta PMI Matim.

Dia berharap event  fun walk itu menjadi momen penyadaran bagi masyarakat Matim untuk memperhatikan hak-hak anak.

“Sebagai anak, kami berharap agar para orang tua bisa melindungi anak dari tindakan-tindakan kekerasan terhadap anak. Anak damai, bangsa damai,” tukas Yosepha, siswa kelas 2 SMP St. Stanislaus Borong itu.

Informasi yang dihimpun, kegiatan fun walk tersebut dimulai pada jam 06.00-11.00 Wita, yang dimukai dari Panggung Terbuka-Dermaga Borong, mengeliling kota Borong lalu kembali ke Dermaga Borong.

Kegiatan diisi dengan pentas musik dengan bintang tamu Albert Fakdawer, aktor film denias dan Jordy Waelauruw.

Selain itu, ada juga pentas seni oleh anak-anak Forum Anak Kabupaten Matim dengan berbagai doorprize berhadiah 9 buah sepeda.

Perayaan Hari Anak Nasional Kabupaten Matim tersebut mengusung tema nasional “Perlindungan Anak Dimulai Dari Keluarga”.

Hadir dalam kegiatan sekitar 1000-orang, sebab melibatkan anak-anak sekolah mulai dari tingkat SD-SMA/SMK di seputar kota Borong dan masyarakat umum.

Event Hari Anak Nasional Kabupaten Matim  2017 juga melahirkan sebuah akta kesepakan perlindungan hak anak yang ditandatangani oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), DPRD, Forum Anak Kabupaten Matim, dan perwakilan masyarakat.  (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleDPRD Pertanyakan Jumlah UMKM di Nagekeo yang Mencapai 62 Ribu Unit
Next Article Pasutri Anggota ME Gelar Baksos di Taman Kota Kefamenanu

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.