Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»David Sutarto: Masih Banyak Masyarakat yang Belum Nikmati Keadilan di Matim
NTT NEWS

David Sutarto: Masih Banyak Masyarakat yang Belum Nikmati Keadilan di Matim

By Redaksi29 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Paket SarNas diterima secara adat di Sekretariat NasDem Matim (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Ketua DPD II Partai NasDem Manggarai Timur (Matim), David Sutarto menegaskan hingga kini masih banyak masyarakat di kabupaten itu yang belum menikmati keadilan dan kemerdekaan.

Menurut dia, Matim sudah menjadi kabupaten otonom selama 10 tahun. Namun tampaknya masih ada masyarakat yang belum menikmati kemerdekaan pembangunan pemerintah.

“Warga sebelah Wae Musur dan masyarakat di Elar selatan, masih menuntut dan mencari keadilan. Ke depan, wilayah ini harus diprioritaskan,” tegas David dalam sambutannya saat pendaftaran pasangan Frans Sarong dan John Nahas (Paket SarNas), bakal calon bupati dan wakil bupati Matim di Partai NasDem Matim, Selasa (29/8/2017).

Dia mengatakan Matim saat ini membutuhkan pemimpin yang berani dan kerja keras, serta punya semangat melayani masyarakat.

Menurutnya, pemimpin Matim ke depan harus betul-betul memahami kebutuhan masyarakat.

Mantan calon bupati dan wakil bupati Matim itu menambahkan, Partai NasDem berkomitmen memberikan perlakuan yang sama dalam proses pendaftaran paket atau kandidat.

“Saya pikir pa Frans Sarong dengan begitu banyak pengalaman pasti memahami mau dibawa ke mana Matim ini ke depannya. Begitu juga dengan pa John, sudah pernah duduk di kursi dewan. Keduanya pasti mengerti apa yang dibutuhkan masyarakat. Mau dibawa ke mana Matim ini ke depan. Pemimpin harus buat terobosan baru untuk Matim yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, bakal calon bupati paket SarNas, Frans Sarong menyatakan partai bukan hanya sebagai alat kepentingan politik dan kekuasaan semata. Namun setiap pemimpin yang diusung harus memiliki tanggung jawab moril untuk membesarkan partai politik.

Dia mengatakan, paket SarNas mendaftar di Partai NasDem bukan hanya sebagai alat politik menuju kekuasaan. Namun, yang paling penting adalah tanggung jawab moril untuk membesarkan partai besutan Surya Paloh itu. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleInspektorat TTU Akan Diperintahkan Periksa Kades Susulaku
Next Article Terkait Skandal Bank NTT, Ini Penjelasan Tagu Dedo

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.