Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sempat Menghilang, Philipus Beri Petunjuk Kematiannya Lewat Mimpi
Regional NTT

Sempat Menghilang, Philipus Beri Petunjuk Kematiannya Lewat Mimpi

By Redaksi30 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jenazah Philipus Kono sementara dibaringkan di ruang jenazah RSUD TTU (Foto: Eman/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Philipus Kono (63), pria yang sesuai KTP berdomisili di kelurahan Manumuti, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu ditemukan tewas di hutan Haumen’ana, Desa Sifaniha, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU pada Selasa (29/08/2017 ).

Korban yang sehari-hari diketahui bekerja sebagai penjaga malam di bengkel dinas PU kabupaten Belu tersebut ditemukan tewas, setelah menghilang dari rumahnya di Desa Kotafoun, Kecamatan Biboki Anleu sejak Rabu, 21 Juni 2017 sekitar pukul 10 malam.

Jenazah Philipus ditemukan setelah dicari oleh pihak keluarga dengan bantuan warga desa Sifaniha.

Wendelina Bete, isteri korban saat diwawancarai Vox NTT menjelaskan bahwa sebelum korban menghilang dari rumah pada malam itu, keduanya sempat terlibat perselisihan.

Perselisihan terjadi lantaran korban mencurigai isterinya memiliki pria idaman lain.

“Waktu itu kami baru habis makan malam, dia (almarhum) omong bilang tidak lama saya suruh orang tangkap kau. Makanya saya jawab,  dengan laki-laki siapa? Saya hanya tinggal dengan bapak saja” kisah Wendelina.

Selepas pertengkaran tersebut, lanjut Wendelina, almarhum langsung meninggalkan rumah tanpa pamitan sama sekali.

Ia pun menambahkan bahwa sebelum malam itu, korban pun sudah sering meninggalkan rumah tanpa pamit apabila keduanya cekcok.

Lebih lanjut Wendelina mengungkapkan bahwa setelah satu minggu korban menghilang dari rumah, pihak keluarga langsung membuat laporan orang hilang ke Polsek Biboki Anleu.

Yohanes Haki selaku Ipar korban yang turut serta dalam melakukan pencarian korban mengungkapkan bahwa sebelum mencari Philipus, dirinya didatangi dalam mimpi.

Dalam mimpinya itu, Philipus menceritakan bahwa dirinya sementara kesusahan dalam hutan belantara sembari memberikan petunjuk terkait keberadaannya.

“Di mimpi itu, kunyadu (korban) beritahu bilang nanti saat pergi cari nanti ada petunjuk, makanya karena atas dasar itu mimpi kami pergi cari korban di hutan” cerita Haki.

Haki menuturkan saat jasad korban ditemukan, posisinya dalam keadaan terlentang di bawah pohon tanpa mengenakan sehelai pakaian pun. Kepalanya pun sudah terpisah dari badan. Sementara tangan kiri korban dan kedua tungkai kakinya sudah tidak kelihatan lagi.

Setelah menemukan jasad korban, Haki mengaku pihak keluarga langsung melapor ke Polsek Biboki Anleu.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini keluarga masih menunggu pihak rumah sakit untuk melakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematian korban.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban masih berada di ruang jenasah RSUD TTU. (Eman/VoN).

TTU
Previous ArticleMeski Telah 10 Tersangka, Kasus Proyek Air Minum Malafai Berjalan di Tempat
Next Article Tidak Dapat Jatah Raskin, Warga Manleten Belu Sambangi DPRD

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.