Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»GMNI Kecam Oknum DPRD Matim yang Diduga Kerja Proyek
NTT NEWS

GMNI Kecam Oknum DPRD Matim yang Diduga Kerja Proyek

By Redaksi27 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Deker Wae Lecok, di Desa Golo Lero, Kecamatan Poco Ranaka Timur yang sudah jebol (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manggarai mengecam oknum DPRD Manggarai Timur (Matim) berinisial AJ yang diduga mengerjakan proyek.

Proyek tersebut yakni deker di jalur Deno-Lawir, tepatnya di Wae Lecok desa Golo Lero kecamatan Poco Ranaka Timur.

Hingga kini deker tersebut sudah jebol. Padahal baru dikerjakan tahun 2016 lalu.

” Wakil rakyat hanya menganggarkan bukan mengerjakan proyek,” tegas Ketua GMNI Cabang Manggarai, Martinus Abar melalui pesan WhatsApp, Rabu (24/9/2017).

Martinus menyatakan, jika benar dugaan itu maka AJ mengabaikan tiga fungsi utamanya sebagai wakil rakyat.

Menurut dia ketiga fungsi DPR yakni, anggaran, kontrol/pengawasan, dan legislasi.

“GMNI menilai bahwa jika benar demikian bahwa DPRD Matim kerja proyek, maka wakil rakyat tersebut sudah melanggar tiga fungsi itu,” ujar Martinus.

Karenanya, dia meminta agar wakil rakyat dan pemerintah tetap menjaga kepercayaan masyarakat.

Sebab, informasi adanya anggota DPRD Matim yang mengerjakan proyek bisa menimbulkan mosi tidak percaya masyarakat terhadap wakil rakyat dan pemerintah.

Sebelumnya, warga desa Golo Lero Yosep Santu saat ditemui di Wae Lecok, Selasa 19 September lalu menduga deker yang sudah jebol tersebut dikerjakan anggota DPRD Matim berinisial AJ.

“Proyeknya anggota DPRD dari sini. Dari desa Tango Molas. Yang kerjanya juga ini, orang-orang dari desa Molas. Padahal lokasi proyek ini di desa Golo Lero,” ujar Yosep.

Baca: Belum Setahun, Deker di Wae Lecok Lawir Sudah Jebol

Terpisah, Sekretaris Dinas PU Matim, Yosep Marto saat dihubungi melalui telepon mengaku sudah mengetahui kondisi deker yang sudah jebol di Wae Lecok itu dari masyarakat.

“Saya sudah minta PPK-nya supaya perintah kontraktor untuk segera perbaiki deker tersebut. Apalagi proyek itu dalam masa pemeliharaan. Kami akan panggil kontraktor untuk buat surat pernyataan, supaya dia segera perbaiki deker itu,” kata Marto.

Yosep sendiri membantah proyek itu milik salah satu anggota DPRD Matim”Itu tidak benar,” katanya.

Baca: Selain Kualitas Buruk, Deker di Wae Lecok Dinilai Korbankan Petani

“Proyek itu dikerjakan oleh kontraktor. Tidak ada proyek di Matim yang dikerjakan oleh DPRD,” tegas Marto.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan, anggota DPRD Matim berinisial AJ tersebut belum berhasil dikonfirmasi. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleSejumlah Bupati Digadang Maju di Pilgub 2018, Pengamat Sebut Tak Ada Yang Istimewa
Next Article Proyek Gorong-gorong Irigasi Wae Kuli Diduga Bermutu Rendah

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.