Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Wartawan Vox NTT Berbagi Ilmu Menulis di SMAK Fransiskus Ruteng
HEADLINE

Wartawan Vox NTT Berbagi Ilmu Menulis di SMAK Fransiskus Ruteng

By Redaksi14 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pose bersama usai kegiatan berbagai pengalaman menulis crew VoxNtt.com dengan ratusan siswa SMAK Fransiskus Xaverius Ruteng (Foto: Adrianus Aba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Para wartawan media online VoxNtt.com di daratan Flores dan sejumlah redaksi berbagi ilmu menulis dengan ratusan siswa SMAK Fransiskus Xaverius Ruteng, Jumat (13/10/2017) malam.

Berbagi ilmu menulis tersebut merupakan bagian akhir dari kegiatan rapat kerja (raker) wartawan VoxNtt.com se-daratan Flores pada 11-13 Oktober 2017.

Pemimpin Redaksi (Pemred) VoxNtt.com, Irvan Kurniawan mengajak ratusan siswa asrama SMAK Fransiskus itu agar mulai menanam budaya menulis.

Menurutnya di era milenium ini, budaya menulis yang baik dan benar sudah sangat sulit ditemukan di lapisan masyarakat terutama pelajar. Budaya menulis seakan sering diabaikan dan tidak dianggap penting.

Budaya menulis lanjut Irvan, seakan tergerus oleh derasnya perkembangan teknologi komunikasi.

“Menulis itu adalah kegiatan menuangkan gagasan, pikiran, perasaan seseorang yang diungkapkan dalam bahasa tulis,” jelas Irvan.

“Menulis itu bukan bawaan sejak lahir, namun agar menjadi penulis harus terus melatih dan tekun belajar, sekarang belum terlambat kalau menjadi penulis,” katanya.

Irvan sendiri mengingatkan untuk menjadi penulis, maka harus memiliki kosa kata yang cukup. Selain itu, harus sering membaca bacaan apa saja.

Lebih lanjut kata dia, menulis sangat penting sebagai sosialisasi gagasan, menjadi ruang diskusi, aktualisasi dan eksistensi diri, dan dikenal banyak orang.

Selain itu manfaat lain dari menulis ialah bisa memperkuat daya ingat, dihargai dan dihormati orang lain, dan bentuk keabadian.

Pembimbing asrama SMAK Fransiskus Ruteng, Frater Gusty dalam kesempatan tersebut mengatakan menulis dan membaca adalah satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan.

Dia menjelaskan untuk menjadi penulis maka harus rajin membaca agar memiliki rujukan.

Karena itu, dia mengajak ratusan siswa tersebut agar terus menanamkan budaya menulis. Berharap, para siswa menjadikan budaya menulis sebagai kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi.

Penulis: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleBadai Telah Berlalu, Gereja Manggarai Harus Refleksi Diri
Next Article Belu Termasuk Daerah Endemik Malaria

Related Posts

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.