Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Aparat Desa Golo Wune Malah dapat Rastra dan PKH, Janda Miskin “Disingkirkan”
NTT NEWS

Aparat Desa Golo Wune Malah dapat Rastra dan PKH, Janda Miskin “Disingkirkan”

By Redaksi3 Desember 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi PKH
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

“Borong, Vox NTT- Veronika Niat, janda miskin asal Kampung Heso, Desa Golo Wune, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mengaku kesal dengan pemerintah.

Ia kesal dengan Pemerintah Desa Golo Wune dan Pemerintah Kabupaten Matim lantaran tidak mendapatkan bantuan beras sejahtera (Rastra) dan program keluarga harapan (PKH).

Mama Vero, begitu kerap disapanya, di kediamanya kepada VoxNtt.com, Minggu (03/12/2017),  mengaku “disingkirkan” dari bantuan Rastra dan PKH dari pemerintah pada tahun 2017 ini.

“Aneh sekali pemerintah kita ini. Yang jelas-jelas kondisi ekonomi lemah malah tidak dapat bantuan. Yang dapat bantuan malah aparat desa dan orang yang ekonominya cukup. Padahal saya ini janda. Tetapi pemerintah tidak perhatikan kami. Saya kecewa sekali dengan pemerintah,” ujar Mama Vero.

Padahal, dia mengaku memiliki tanggungan keluarga lima orang anak, di mana semuanya sudah masuk usia sekolah.

“Saya urus anak-anak seorang diri. Tidak ada yang bantu. Suami saya sudah meninggal beberapa tahun lalu. Saya juga tidak bisa menghasilkan apa-apa. Sedih sekali,” tambahnya.

Di tengah usianya yang sudah tua, Mama Vero berharap pemerintah memperhatikan kondisi ekonomi keluarganya yang serba kekurangan itu.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleCerpen: Perihal Pulang, Cita dan Cinta
Next Article Pemkab Manggarai Diminta Benahi TPST Golo Ncolang

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.