Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jelang Natal Stok Beras di Bulog Bajawa‎ Aman
NTT NEWS

Jelang Natal Stok Beras di Bulog Bajawa‎ Aman

By Redaksi7 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Bulog Bajawa, Asrul
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Stok beras menjelang Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di wilayah Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo dipastikan aman.

“Saat ini di gudang badan urusan logistik (Bulog) Bajawa telah tersimpan sebanyak 1.076 ton beras. Sehingga kita pastikan empat bulan ke depan stok beras dipastikan aman,” kata Kepala Bulog Subdivre, Bajawa Asrul kepada VoxNtt.com saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (07/12/2017).

Dia mengatakan setiap bulan Bulog Bajawa mengeluarkan beras sebanyak 3 ribu ton lebih untuk Kabuoaten Ngada dan Nagekeo.

Beras yang dikeluarkan itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Yang kita serap beras dari petani di dua kabupaten saat ini 112 ton dan dalam waktu dekat kita akan datangkan beras lagi sebanyak 2000 ton dari Jawa Timur,” ujar Asrul.

Dikatakan, saat ini pihaknya terkendala menyerap beras dari petani Ngada dan Negekeo Karena harga pasar lebih tinggi dari pada harga Bulog.

“Kita saat ini kendala serap gabah petani. Soalnya harga pasar Rp.9 ribu bahkan Rp10 ribu perkilogram. Sedangkan kita hanya bisa ambil perkilogram Rp 8.030,” katanya.

Asrul menambahkan untuk melakukan kestabilan harga pasar yang melambung tinggi, pihaknya telah melakukan operasi pasar.

“Saat ini kita masih di wilayah Kabupaten Ngada yakni Pasar Mataloko dan Pasar Aimere, dan rencananya akan ke pasar-pasar lain yang ada di dua kabupaten itu,” ucap dia.

 
Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Ngada
Previous ArticleMemburu Sampah Birokrasi
Next Article Usai Disuruh Beli Rokok, Gadis Remaja di Pota Dicabuli Sahidun

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.