Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tahun 2017, Korban Lakalantas di Ngada dan Nagekeo Meningkat
Regional NTT

Tahun 2017, Korban Lakalantas di Ngada dan Nagekeo Meningkat

By Redaksi18 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasat Lantas Polres Ngada AKP Mus Sinle
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Sejak Januari sampai pada pertengahan bulan Desember tahun 2017‎, korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Kabupaten Ngada dan Nagekeo meningkat.

Catatan Satlantas Polres Ngada, sejak Januari- pertengahan Desember 2017 setidaknya telah terjadi 52 kasus Lakalantas.

Dari total tersebut terdapat 13 orang diantaranya  meninggal dunia. Selanjutnya luka ringan sebanyak 30 orang dan luka berat tercatat 9 orang.

Pihak Satlantas Polres Ngada juga menghitung kerugian akibat Lakalantas di dua kabupaten tersebut yakni sebanyak Rp 102.500.000.

Data itu dibeberkan oleh Kasat Lantas Polres Ngada, AKP Mus Sinle‎ kepada VoxNtt.com saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/12/2017).

‎AKP Mus mengatakan, penyebab kecelakaan sehingga korban meninggal dunia bermula dari pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan.

Itu diantaranya tidak menggunakan helm, melanggar marka jalan, melawan arus lalu lintas, dan memacu kendaraan dengan kecepatann tinggi sehingga kehilangan kendali. ‎

“Sudah tidak menjadi rahasia umum lagi korban Lakalantas yang meninggal dunia di Ngada dan Nagekeo mayoritas karena melakukan pelanggaran lalu lintas, seperti melanggar marka jalan, melawan arus lalu lintas, serta pelanggaran lain yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.

AKP Mus menambahkan, korban Lakalantas yang meninggal dunia selama 2017, masih didominasi pengendara sepeda motor.

Hal ini terjadi karena pengendara kendaraan roda dua kurang mematuhi aturan lalu lintas saat berkendaraan.

Selain itu, sebagian korban Lakalantas yang meninggal dunia itu berstatus pelajar, remaja dan masyarakat usia produktif.

Hal ini terjadi karena mereka sering kebut-kebutan di jalan raya dan tidak mematuhi aturan lalu lintas yang ada.

Untuk menekan angka Lakalantas di Ngada dan Nagekeo, ke depan pihaknya akan terus meningkatkan sosialisasi tertib lalu lintas kepada seluruh stakeholder. Di balik sosialisasi itu berharap kasus Lakalantas dapat berkurang sesuai harapan.

Selain itu, Polres Ngada akan meningkatkan sosialisasi tertib lalu lintas di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Ngada
Previous ArticlePolisi Angkatan 32 Beri Bantuan Sembako ke Panti Asuhan
Next Article Meski Jarang Masuk Sekolah, Guru Komite di SMPN 5 Poco Ranaka Tetap Terima Gaji Bosda

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.