Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Dampak Tol Laut, Harga Ayam dan Semen di NTT Turun
NASIONAL

Dampak Tol Laut, Harga Ayam dan Semen di NTT Turun

By Redaksi9 November 20163 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Tol laut terbukti telah menurunkan disparitas harga di wilayah Indonesia Bagian Barat dengan Indonesia bagaian Timur. Contohnya di Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur, harga semen sudah turun 14 persen. Bahkan ayam ras turun 49 persen

Jakarta, VoxNtt.com – Konsentrasi Presiden Jokowi terhadap Indonesia bagian timur akhir-akhir ini memang cukup signifikan. Salah satu program yang diinisiasi pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla adalah program tol laut.

Untuk memperkuat dan mempercepat terwujudnya berbagai langkah tersebut, kebijakan dan koordinasi dengan kementerian terkait telah dilakukan secara intens bahkan berbagai pembangunan infrastruktur sedang digenjot pemerintahan Jokowi di bagian Timur.

Meski baru berjalan dua tahun, proyek tol  laut sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh rakyat karena berhasil menurunkan ‎biaya logistik di Tanah Air.

“Tol laut juga telah menurunkan disparitas harga antara wilayah Indonesia Bagian Barat dan Timur” kata Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi dalam Forum Konsolidasi Industri Kemaritiman Nasional Transformasi Tol Laut di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, pada Rabu (9/11/2016).

“Program tol laut yang selama ini telah dijalankan telah membuahkan hasil. Itu artinya transportasi laut telah menunjukkan peran dalam konektivitas nasional. Ini sudah sesuai dengan tujuan utama dari pembuatan tol laut”, kata Budi.

Jumlah trayek perintis yang sudah dibuka dan beroperasi hingga saat ini mencapai 96 trayek. Sementara pengoperasian tol laut sebanyak 6 trayek.

Hasil dari implementasi program tol laut sudah menurunkan perbedaan harga di wilayah Barat dan Timur Indonesia.

“Tol laut terbukti telah menurunkan disparitas harga di wilayah Indonesia Bagian Barat dengan Indonesia bagaian Timur. Contohnya di Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur, harga semen sudah turun 14 persen. Bahkan ayam ras turun 49 persen,” jelas Budi.

Menurut Budi, Pemerintah akan terus menginisiasi dan menindaklanjuti program tol laut.

Ujar dia, upaya ini bisa menstimulasi pelaku agrikultur agar ada suatu daya dobrak untuk menghasilkan barang produksi yang bisa dibawa ke wilayah Indonesia bagaian Barat.

Lanjut Budi, kedepannya tantangan tol laut makin besar. Hal ini menurut dia dikarenakan pelabuhan yang kurang sinergi.

Maka, solusi menurutnya adalah memberi kesempatan kepada BUMN dan lembaga swasta untuk membenahinya sehingga bisa mempermudah seluruh aktifitas yang berkaitan dengan tol laut.

Sampai saat ini jumlah trayek yang dilayani dalam tol laut mencapai menjadi 96 trayek. Dari jumlah trayek ini, 54 trayek dilayani oleh kapal negara, 42 trayek dilayani oleh kapal swasta dan 1 trayek khusus angkutan ternak.

Seiring dengan adanya trayek dalam tol laut ini, harga komoditas di beberapa wilayah juga mengalami penurunan. Sebagai contoh Kecamatan Tahuna, provinsi Sulawesi Utara, harga beras mengalami penurunan 5 persen, terigu 5 persen dan semen turun 5 persen. (Ervan Tou/VoN)

Previous Article(FOTO) Jalan Derita di Elar Selatan Matim
Next Article Budaya Humba dan Penolakan Alih Fungsi Wanga Jadi Perkebunan PT. MSM

Related Posts

Perkuat Kedamaian dalam Bingkai Toleransi, Benny Harman Buka Puasa Bersama Umat Muslim di Labuan Bajo

27 Februari 2026

GMNI Kritik Presiden Prabowo, Akses Ekspor Nelayan Dinilai Tak Signifikan Tanpa Perbaikan Kepemilikan Kapal

17 Februari 2026

Benny Harman: Jurnalis Berperan Jaga Hukum dan Pluralisme di Labuan Bajo

10 Februari 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.