Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Sosok Calon Gubernur NTT di Mata Aktivis Pantai Pede
HEADLINE

Sosok Calon Gubernur NTT di Mata Aktivis Pantai Pede

By Redaksi10 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Beberapa aktivis saat merayakan upacara bendera di Pantai Pede (Foto: seecut.net)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Pendaftaran kontestan pesta demokrasi pemilihan Gubernur NTT sudan dibuka. Meski demikian, Labuan Bajo sebagai kota destinasi  wisata dunia masih terlihat adem-adem saja.

Tak ada deklarasi, ataupun pawai kendaraan bermotor. Hanya perdebatan di kalangan elite seperti anggota DPRD dan para pengurus partai.

Pertanyaan pun muncul, Siapa sesungguhnya ada di benak penghuni kota pariwisata ini? Harmoni, Viktor-Joss, Esthon-Chris, ataukah Marianus Sae-Emi  Nomleni.

Hari ini (10/1) voxntt berkesempatan berbincang dengan Ketua Gerakan Masyarakat Antikorupsi (Gemasi) Labuan  Bajo, Ladislaus Jeharum yang juga sekaligus aktivis pantai pede.

BACA: Waspadai Calon Gubernur NTT ‘Bayangan’ Titipan Oligarkis

Menurutnya, sosok Gubernur NTT ke depannya adalah Gubernur yang memiliki komitmen untuk membebaskan pantai pede dari upaya privatisasi pihak tertentu sesuai amanat uu no. 8 tahun 2003.

“Energi Kami sudah terkuras banyak. Namun kami belum menyerah dan tak akan angkat tangan hingga Pantai Pede benar-benar kembali menjadi ruang publik yang bisa diakses siapa saja”, tegasnya.

Sementara di tangan Gubernur Frans Lebu Raya, tegasnya,  perjuangan mengembalikan Pantai Pede belum mendapat titik terang.

“Kami duga Gubernur NTT sekarang punya andil dalam upaya privatisasi Pantai Pede. Oleh karena itu, kami tegaskan dan berharap Gubernur NTT ke depannya tegas dan tidak berkompromi dengan siapa saja”, demikian Jeharum.

Selain itu, jelas Jeharum, sosok Gubernur NTT ke depannya juga harus anti korupsi.

“Kami sudah lelah dengan berbagai kasus korupsi yang melanda para pejabat publik di daerah kita ini”, tegasnya.

Penulis: Felix Armin

Editor: Irvan K

Manggarai Barat
Previous ArticleKematian Ika Masih Misteri, Keberadaan Sang Pacar Belum Terungkap
Next Article KPU Ende Nyatakan Berkas Paket Wangge-Munawar Sudah Lengkap

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.