Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Diduga Karena Bom, Warga Ramai Pungut Ikan di Pantai Puumbara
HEADLINE

Diduga Karena Bom, Warga Ramai Pungut Ikan di Pantai Puumbara

By Redaksi5 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ratusan warga memungut ikan di sepanjang bibir Pantai Puumbara, Ende Utara, Senin sore (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Ratusan warga memungut ikan di bibir Pantai Puumbara, Kelurahan Raterua, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende pada Senin (5/1/2018) sekitar pukul 17.00 Wita. Diduga, puluhan ribu ikan mati disebabkan bom.

Disaksikan VoxNtt.com di lokasi, berbagai jenis ikan misalnya ikan tembang dan ikan kombong mati setelah dibawa ombak menepi.

Warga yang datang dari berbagai arah lantas mendadak memungut ikan di sepanjang bibir pantai tersebut. Mereka membawa plastik untuk menampung ikan-ikan yang masih kondisi segar.

Saat itu, kondisi warna laut tak ada tanda-tanda yang mencurigakan penyebab ikan mati.

Hanya terdapat dua unit motor laut sedang mengumpul ikan yang mati mengapung. Dua motor laut itu berjarak sekitar 500 meter dari bibir Pantai Puumbara.

Seorang warga yang mengaku bernama Ismail mengatakan, puluhan ribu ikan mati disebabkan nelayan yang melakukan pemboman. Hal itu didengar dia sekitar 20 menit setelah ikan mati menepi.

“Ikan itu (mati) karena bom. Ya, saya dengar langsung,” kata Ismail polos.

Warga lain mengaku senang dengan aksi pungut ikan secara gratis tersebut. Mereka menganggap itu adalah rezeki.

“Tadi rencana mau beli ikan di sana. Eh, ada ikan gratis. Ya, pungut kita,” kata seorang warga lantas berebut memungut ikan kecil bersama anak-anak.

“Ini rezeki pak. Ayo pilih,” kata warga lain mengajak VoxNtt.com turut memungut ikan-ikan itu.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleRumah Warga Desa Lengkosambi Timur Terendam Banjir
Next Article Penyidikan Dugaan Korupsi Rastra Desa Waling Menampar Muka Kapolri

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.