Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Gereja St Lidwina Diserang, Pelaku Ditembak Polisi
HEADLINE

Gereja St Lidwina Diserang, Pelaku Ditembak Polisi

By Redaksi11 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gereja Santa Lidwina, Sleman yang diserang (Foto: Dok Michael Adhi Nugroho Tri Putranta/warga)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT-Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman,Yogyakarta, Minggu (11/2/2018) pada pukul 07.30, diserang saat umat masih mengikuti misa hari Minggu.

Mengutip Kompas.com, para umat yang sedang menghadiri misa terluka, begitu pula dengan Pastor Prier, SJ, yang sedang memimpin misa.

“Pelaku datang sudah dengan menghunuskan pedang. Saya yang terkena pertama kali,” ujar Permadi seperti dilansir  Kompas.

Permadi pun memperlihatkan punggungnya yang terkena sabetan pedang dari pelaku.

Setelah melukai Permadi, pelaku yang masuk gereja dari pintu selatan kemudian terus merangsek ke dalam gereja. Sekitar 10 orang umat kemudian terluka dengan mayoritas luka berada di kepala.

Umat sebenarnya berupaya menangkap pelaku. Namun karena pelaku terus mengayunkan pedang maka sulit dicegah bahkan pelaku mampu mencapai altar untuk kemudian melukai Pastor Prier, SJ, yang sedang memimpin misa.

Dilansir Detik.com, pria yang menyerang Gereja Santa Lidwina itu bernama Suliyono.

“Tersangka atas nama Suliyono, warga Banyuwangi,” kata Kapolres Sleman, AKBP M Firman Lukmanul Hakim di lokasi, seperti dikutip dari Detik.com, Minggu (11/2/2018).

Suliyono ditembak oleh polisi karena melawan. Saat ini, dia berada di RSA UGM.

“Motif belum tahu, masih kita selidiki,” ujarnya.

Suliyono menyerang gereja dengan pedang pagi tadi dan membacok pastor yang sedang memimpin misa. Jemaat gereja juga jadi korban.

Sumber: Diolah dari Kompas.com dan Detik.com

Editor: Irvan K

Previous ArticleSMA Sta. Maria Iteng Butuh Kehadiran Negara
Next Article Ratusan Anggota PKS Muda Mabar Siap Kerja Menangkan Harmoni

Related Posts

Perkuat Kedamaian dalam Bingkai Toleransi, Benny Harman Buka Puasa Bersama Umat Muslim di Labuan Bajo

27 Februari 2026

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026

GMNI Kritik Presiden Prabowo, Akses Ekspor Nelayan Dinilai Tak Signifikan Tanpa Perbaikan Kepemilikan Kapal

17 Februari 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.