Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Tangani Kasus Adriana, Pemkab TTU Utus Tim ke Jakarta
NTT NEWS

Tangani Kasus Adriana, Pemkab TTU Utus Tim ke Jakarta

By Redaksi21 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana rapat koordinasi terkait penanganan kasus Adriana Sikas di ruang rapat Bupati TTU
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (Pemkab TTU) terus berupaya untuk menangani kasus yang menimpa Adriana Sikas (27), tenaga kerja wanita (TKW) asal Kampung Haumeni, Desa Sainiup, Kecamatan Biboki Selatan.

Nasib Adriana saat ini dikabarkan masih terkatung-katung di Jakarta.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab TTU yakni dengan mengutus tim ke Jakarta untuk menemui Adriana.

Mereka dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Sosial, dan perwakilan Polres TTU.

Keputusan untuk mengirim tim tersebut disepakatai dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat Bupati TTU, Rabu(21/02/2018).

Pantaun VoxNtt.com, tampak dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes tersebut turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri TTU Taufik,SH, Kapolres TTU AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto dan pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.

Bupati Ray dalam kesempatan tersebut mengatakan tim yang diutus harus segera berangkat pada Kamis esok, 22 Februari.

Tim yang berangkat tersebut, tegas Ray, harus serius menangani persoalan yang menimpa Adriana sehingga kembali membawa hasil.

“Tim yang jalan besok harus betul-betul serius menangani kasus ini, sehingga paling cepat harus satu minggu di Jakarta, bukannya pergi sampai sana tanda tangan SPPD dan kembali,” tegas Bupati TTU dua periode tersebut.

Masih Ray, dalam penanganan kasus tersebut tim yang berangkat bukan saja bertanggung jawab untuk mengawal kasus hukum, namun juga menangani terkait proses penyembuhan Adriana yang saat ini mengalami depresi.

Tim yang berangkat harus membangun koordinasi dengan kuasa hukum dan pihak-pihak terkait guna menangani kasus Adriana.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticlePedagang Kepanasan, Bupati Tote Diminta Turun Langsung ke Pasar Borong
Next Article Harmoni Berkomitmen untuk Perhatikan Nasib Guru Honorer

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.