Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kronologis Penemuan Jasad Anggalus
NTT NEWS

Kronologis Penemuan Jasad Anggalus

By Redaksi22 Maret 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korban saat di Puskesmas Borong
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Anggalus Dahur ditemukan tewas dengan cara menggantung diri di pondok yang berlokasi di Kebun Wae Rua-Kisol, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Rabu (21/03/2018), sekitar pukul 16.00 Wita.

Saat ditemukan korban Anggalus mengantung diri dengan seutas tali dililit di lehernya dan ujungnya diikat di kayu palang pondok.

Berikut kronologis sesaat sebelum jasad pria berumur 30 tahun itu ditemukan yang dirangkum dari berbagai sumber.

Jasad Anggalus ditemukan pertama kali oleh dua orang saksi, masing-masing, Leonardus Lalu (18) dan Ferdinandus Jagut (20).

Leornardus dikabarkan memiliki hubungan keluarga dengan Anggalus. Keduanya sering bersama sebelum akhirnya pria asal Watu Nggong, Kelurahan Tanah Rata itu tewas bunuh diri.

Sedangkan Ferdi adalah adik kandung korban.

Rabu sore, sekitar pukul 15.30 Wita Leonardus bersama Ferdi disuruh oleh ayah korban Nandes Jagut (65) untuk mencarinya.

Pencarian dilakukan lantaran sepanjang hari, korban Anggalus belum pulang dari kebunnya.

Sesamapainya di depan pondok korban, Leonardus dan Ferdi memanggil-manggil nama korban. Namun tidak ada jawaban korban, baik dari dalam pondok maupun di sekitar kebun.

Keduanya kemudian mendekati pondok korban. Dari luar mereka mengintip ke dalam pondok dan mendapati korban dalam posisi tergantung dengan tali.

Melihat kondisi korban, Leonardus dan Ferdi langsung mendobrak pintu pondok. Keduanya memutuskan untuk mendobrak karena pintu pondok terkunci dari dalam.

Setelah pintu pondok terbuka, Leonardus dan Ferdi masuk dan mendapati korban sudah tidak bernyawa lagi.

Kedua saksi ini pun langsung memeluk korban dan menangis. Setelah itu, keduanya pulang ke rumah untuk memberitahukan hal tersebut ke orangtua korban.

Sementara ayah korban Nandes Jagut menerangkan, selama ini Anggalus tinggal bersama istri dan kedua anaknya, serta Ferdi dan ibu kandungnya.

Kata Nandes, pada Selasa, 20 Maret 2018, sekitar pukul 20.00 Wita, korban keluar dari rumah. Ia pamit hendak pergi menginap di kebunnya.

Lantaran sampai Rabu, 21 Maret 2018, belum pulang ke rumah, Nandes kemudian menyuruh anaknya Ferdi dan Leonardus untuk mencari korban.

Baca: Seorang Pria Tewas Gantung Diri di Kisol Matim

Nandes mengaku, selama ini korban sering tidur sendiri di pondoknya, apalagi ketika musim panen kemiri.

Hingga kini, kasus kematian tersebut sedang ditangani pihak kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Wae Lengga. Sedangkan pihak keluarga dikabarkan sudah menerima kematian Anggalus sebagai takdir.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleEnde dan Maumere Berpeluang Jadi Lokasi Pembangunan Markas Korem
Next Article Meski Sudah Cuti Kampanye, Wabup Nagekeo Belum Serahkan Mobil Dinas

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.