Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Kadis PK Matim Diduga Menerima THL Baru di Tahun 2018
VOX GURU

Kadis PK Matim Diduga Menerima THL Baru di Tahun 2018

By Redaksi22 Mei 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis PK Matim, Frederika Soch (Foto: Dok. Frederika Soch)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Tahun 2018 ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur (Kadis PK Matim), Frederika Soch diduga merekrut tenaga harian lepas (THL) baru di tengah adanya kebijakan penghematan anggaran.

Kebijakan penghematan anggaran di Dinas PK Matim diketahui publik setelah sebelumnya telah terjadi pemotongan insentif guru THL dari Rp 1.250.000 menjadi Rp 700.000 per bulannya.

Kebijakan Kadis Frederika yang menyetarakan gaji guru THL dengan guru Bosda ini telah memantik kritikan sejumlah pihak.

Sorotan terutama karena kebijakan Kadis Frederika hadir setelah adanya penetapan Perda APBD Matim 2018 .

Dalam Perda tersebut salah satunya memutuskan gaji sejumlah guru THL di Matim masih Rp 1.250.000/bulan.

Baca Juga: Kadis PK Matim Diduga Palsukan Data dan Dana Guru THL

“Coba cek di Dinas PK (Matim), banyak sekali THL baru. Mungkin gaji guru THL dipotong untuk upahnya mereka itu,” ungkap salah satu sumber yang enggan namanya dimediakan kepada VoxNtt.com di Borong, belum lama ini.

Sementara itu, Kadis PK Matim Frederika Soch saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui pesan WhatssApp-nya membantah ada penerimaan THL baru di dinas yang dipimpinnya.

“Yang masuk di dinas adalah THL dari UPTD yang ditutup,” ujar Frederika, singkat.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleTiga Forum di Nagekeo Kutuk Aksi Terorisme
Next Article Lawan Terorisme Harus Melampaui Media Sosial

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Jalan Terbelah akibat Tanah Bergerak di Rana Poja Manggarai Timur, Warga Minta Pemerintah Atasi

2 Maret 2026

Viral Warga Meninggal saat Rujukan, Dinas PUPR Matim Akui Akses Jalan Rusak ke Puskesmas Belum Tertangani

27 Februari 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.