Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Ini Kronologis dan Penyebab Kematian TKI Asal Sikka
NTT NEWS

Ini Kronologis dan Penyebab Kematian TKI Asal Sikka

By Redaksi1 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Serah terima jenazah secara simbolik dari BP3TKI Kupang yang diwakili Kepala Seksi Penempatan TKI P4TKI Maumere, Rafael Rada kepada salah satu wakil keluarga. (Foto: Are de Peskim/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Jenazah Nikolaus, TKI asal Nangahure, Maumere yang meninggal di Malaysia akhirnya tiba di Maumere pada Rabu, 30 Mei.

Jenazah lalu dimakamkan di Nangahure pada Kamis kemarin, 31 Mei.

Pihak keluarga mendapat kabar pada Senin, 21 Mei lalu dari rekan kerjanya di Sandakan, Malaysia bahwa Nikolaus ditemukan terjatuh saat sedang membersihkan mobil.

Mobil tersebut merupakan mobil yang digunakannya untuk mengangkut kelapa sawit di perkebunan tempat dia bekerja.

Setelah terjatuh, Nikolaus dilarikan ke rumah sakit.

Pada Selasa, 22 Mei, Nikolaus meninggal dunia.

Berdasarkan dokumen yang dikirimkan bersama jenazah diketahui bahwa Nikolaus meninggal akibat Left Basal Ganglia Hipertensive Bleed (pecah pembuluh darah otak akibat hipertensi).

Keterangan kematian dikeluarkan oleh Hospital Duchess of Kent Sandakan.

Selanjutnya pihak perusahaan melaporkan Kepolisian Diraja Malaysia Balai Polisi Sandakan perihal kematian Nikolaus.

Berdasarkan laporan kepolisian dan keterangan rumah sakit tersebut lalu dibuatlah laporan ke KJRI di Kinabalu, Malaysia.

Jenazah diberangkatkan dari Sandakan ke Kuala Lumpur pada Minggu, 27 Mei. Selanjutnya pada Senin, 28 Mei, jenazah diterbangkan ke Jakarta dan pada Selasa, 29 Mei jenazah diterbangkan ke Kupang.

Sempat tertahan semalam di Kupang, jenazah kemudian diterbangkan ke Maumere pada Rabu, 30 Mei. Pada Kamis 31, Mei jenazah dimakamkan di Nangahure.

 

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous ArticleAnak Jaksa di TTU Diculik, Polisi Beri Sinyal Terkait Kasus Dana Desa Noenasi
Next Article Keluarga Bantah Telantarkan Jenazah Nikolaus

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.