Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Gedung RS Internasional di TTU “Jadi Kandang Sapi”
HEADLINE

Gedung RS Internasional di TTU “Jadi Kandang Sapi”

By Redaksi8 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tampak seekor sapi sedang berkeliaran di sekitar gedung RS Internasional TTU (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Gedung Rumah Sakit Internasional di KM 5, Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU berubah “menjadi kandang sapi”.

Gedung RS Internasional ini dibangun Pemerintah Kabupaten TTU tahun 2008 lalu dengan menghabiskan anggaran hingga 18 miliar rupiah. Ia dibangun saat Gabriel Manek menjabat sebagai bupati TTU.

Pantauan VoxNtt.com pada Kamis, 7 Juni 2018, di dalam ruangan gedung tingkat dua tersebut tampak kotoran sapi yang sudah mengering . Kotoran sapi itu bertumpuk di salah satu ruangan pada lantai 1.

Terpantau pula ada banyak ternak sapi yang masih berkeliaran di sekitar gedung RS Internasional itu.

Anggota DPRD TTU, Agustinus Siki saat dimintai komentarnya menyayangkan sikap Pemkab setempat yang terkesan membiarkan gedung tersebut mubazir.

Siki menegaskan, seharusnya Pemkab TTU memanfaatkan gedung itu untuk kepentingan publik lain, jika tidak digunakan untuk rumah sakit.

“Kalau tidak mau dimanfaatkan bisa diserahkan ke pihak ketiga untuk dikelola jangan dibiarkan mubazir sampai harus jadi kandang sapi begitu,” sesal politisi PKB tersebut.

Kotoran sapi tampak memadati lantai ruangan pada gedung RS Internasional TTU (Foto: Eman Tabean/Eman Tabean)

Sementara itu, Wakil Bupati TTU Aloysius Kobes saat dikonfirmasi VoxNtt.com usai kegiatan di Hotel Victory 2, Jumat(08/06/2018), enggan berkomentar lebih jauh terkait gedung RS Internasional tersebut.

Namun demikian, Kobes menyatakan gedung tidak dimanfaatkan lantaran pembangunannya tidak ada sebuah kajian yang matang.

Akibatnya, setelah dibangun lokasi gedung tersebut secara medis tidak cocok untuk dijadikan sebagai rumah sakit.

“Sebelum dibangun tidak ada sebuah kajian yang matang, baik itu terhadap topografi dan lingkungan, sehingga setelah dibangun malah secara medis tidak cocok jadi rumah sakit dan juga kait mengait terutama soal masalah tanah itu,” tandas mantan Camat Kota Kefamenanu tersebut.

Kobes menambahkan, saat ini pihaknya sudah berencana untuk membangun gedung rumah sakit yang baru. Itu tepatnya di KM 6, Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Sedangkan untuk gedung RS Internasional di KM 5 tersebut, lanjut Kobes, akan dipikirkan untuk diserahkan pengelolaannya kepada pihak ketiga.

“Kita sudah rencana mau bangun gedung rumah sakit baru di KM 6, nanti di samping lokasi kebun contoh Dinas Pertanian,” katanya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleJumlah DPT di TTS Bertambah 6.454
Next Article Yustinus Sani: Pendidikan Adalah Tanggung Jawab Bersama

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.