Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Mahasiswa Matim Bali Kecam Aksi Pencabulan 4 Siswi di Borong
MAHASISWA

Mahasiswa Matim Bali Kecam Aksi Pencabulan 4 Siswi di Borong

By Redaksi11 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Denpasar, VoxNtt.com- Himpunan Mahasiswa asal Manggarai Timur di Bali yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Wae Mokel Bali (FORKOMEL Bali), mengutuk keras tindakan asusila yang dilakukan oleh seorang oknum guru di SDN Cepi Watu Borong beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan  ketua FORKOMEL Bali Adrianus Eksan ketika ditemui media ini di sekertariat FORKOMEL Bali Sabtu (10/12) di Denpasar.

BACA: Kala Guru Jadi Predator Seksual Anak

Kepada media ini Eksan mengatakan bahwa tindakan oknum guru tersebut, sangat mencederai citra guru di mata masyarakat, sekaligus menegasikan citra guru sebagai panutan.

“Oleh karena itu kami Mahasiswa asal Manggarai Timur yang tergabung dalam FORKOMEL Bali mengutuk keras tindakan oknum guru tersebut” tutur Eksan.

BACA: Terungkap, Guru PNS Cabuli Empat Siswi SD di Borong

Hal senada juga disampaikan oleh sekjen FORKOMEL Bali, Veronika Me,e.

Kepada media ini mahasiswi yang akrab di sapa Enik ini menegaskan bahwa atas tindakan asusila tersebut pelaku harus ditahan, dan diproses secara hukum.

“Ini kejahatan luar biasa dan sudah menelan 4 orang siswi. Oleh karena itu pelaku harus ditahan dan diproses secara hukum” tutur Enik.

Lebih jauh Enik menambahkan bahwa kepolisian harus bekerja cepat dalam menangani masalah ini.

“Kepolisian harus cepat dalam menangani masalah ini, kalau bisa tahan dan proses pelaku”  kecam Enik.

Sementara terkait pengawasan orang tua Enik mengatakan bahwa adanya kejadian semacam ini menandakan bahwa orang tua masih kurang dalam melakukan pengawasan terhadap anaknya.

Enik menyarankan kepada setiap orang tua, agar intens melakukan komunikasi dengan anak sehingga kejadian semacam ini tidak terulang lagi. (Kontributor: Anton/VoN)

Foto Feature: Pengurus FORKOMEL Bali

Previous ArticleTakut Penjara, Minat Jadi Panitia Tender di Matim Menurun
Next Article Desaku Indonesiaku, Selamat Pagi

Related Posts

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.