Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kejari TTU “Keker” Dinas PRKPP, Ada Apa?
HUKUM DAN KEAMANAN

Kejari TTU “Keker” Dinas PRKPP, Ada Apa?

By Redaksi14 Januari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasie Pidsus Kejari TTU, Daniel Simanjuntak, SH saat diwawancarai VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin 14 Januari 2019. (Foto: Eman/VoxNTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Kejari TTU saat ini tengah menyelidiki penggunaan dana perjalanan dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten TTU.

Dana perjalanan dinas yang disinyalir Rp 900 juta lebih itu, digunakan untuk verifikasi data base nama-nama penerima bantuan rumah pada program Berarti tahun anggaran 2016 dan 2017.

“Penyelidikan sudah mulai dari 2018, kemarin sempat terhenti karena libur natal. Makanya baru mulai kita lanjutkan pengambilan keterangan pada bulan-bulan sekarang ini,” jelas Kasie Pidsus Kejari TTU, Daniel Simanjuntak saat diwawancarai VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin (14/01/2019).

Daniel menjelaskan, sesuai laporan masyarakat, dugaan sementara dalam pelaksanaan verifikasi dimaksud tidak tepat sasaran.

Baca: Program Bedah Rumah Warga Napan TTU Dipastikan Segera Rampung

Sehingga, lanjut Daniel, untuk mengetahui ada tidaknya dugaan kerugian negara dalam penggunaan anggaran dimaksud, serta SOP penetapan nama-nama penerima bantuan, pihaknya beberapa waktu lalu telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap beberapa orang.

Itu diantaranya, Kepala Dinas PRKPP tahun 2016 serta Kabidnya dan Kepala Dinas PRKPP tahun 2017 dan Kabidnya.

“Kita sudah jadwalkan untuk minggu depan lakukan pemeriksaan terhadap bendahara dinas. Kita masih melakukan pendalaman terkait persoalan ini, sehingga saat ini saya belum bisa mengambil kesimpulan apapun,” tandasnya.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni J

 

Korupsi TTU
Previous ArticleTahun 2018, Ada Dua Jembatan di Manggarai Masuk KDP
Next Article Wartawan Ditolak Meliput, Direktur RSUD Pratama Komodo Pingsan

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.