Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bupati Malaka: ‘Keroyok’ Orang yang Buang Sampah Sembarangan
Regional NTT

Bupati Malaka: ‘Keroyok’ Orang yang Buang Sampah Sembarangan

By Redaksi16 Januari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Malaka, Stef Bria Seran (Foto: VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Malaka, Vox NTT – Bupati Malaka, Stef Bria Seran mengajak masyarakat kabupaten Malaka untuk mengeroyok orang yang membuang sampah tidak pada tempatnya. 

Hal itu disampaikannya usai acara ‘Orientasi Caleg Partai Nasdem Malaka dan Konsolidasi Pemenangan Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019’ di Hotel Ramayana Betun-Malaka, Kamis (15/01/19).

“Akan ada gerakan perang melawan sampah di Kabupaten Malaka. Dan ada tiga item kegiatan. Pertama, tidak boleh membuang sampah di sembarang tempat. Kalau ditegur dan melawan keroyok saja dia. Kedua, apabila ada sampah di depan segera pilih. Ketiga, di setiap 50 meter harus tersedia kotak sampah,” tegas Stef.

Stef menjelaskan, diksi keroyok yang dia sebut artinya memberi perhatian, memberi pelajaran atau menasihati orang yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

Sementara untuk ASN, mantan Kadis Kesehatan NTT itu akan langsung mencopot pegawai yang kedapatan membuang sampah sembarangan.

Bria Seran menegaskan sikap itu diambilnya untuk mendukung program kepariwisataan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat.

“Kunci dari pariwisata adalah kebersihan. Karena itu yang menjadi lokasi pariwisata di Malaka harus menjadi perhatian utama masyarakat. Tidak perlu buat Perbub, buat saja surat edaran dan laksanakan,” ungkap Stef. (SS/VoN).

Bupati Malaka Malaka Stef Bria Seran
Previous Article491 Guru SDK dan SMPK di Matim Dicabut dari Bosda
Next Article Ahok akan Berkunjung ke Flores, Ini Penjelasan Rektor Seminari Tinggi Ritapiret

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.