Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»IPI Provinsi NTT Gelar Musyawarah Daerah
Ekbis

IPI Provinsi NTT Gelar Musyawarah Daerah

By Redaksi31 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pelaku pariwisata yang tergabung dalam IPI saat mengikuti Musyawarah Daerah Insan Pariwisata Indonesia (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Provinsi NTT menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Aula Hotel Kalton-Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur, Kamis (31/1/2019).

Musda tersebut dihadiri puluhan pelaku pariwisata se-NTT.

Ketua Panitia Musda IPI, Leonardus Embo mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari ini untuk membahas beberapa hal terkait rancangan kerja IPI ke depan.

Selain itu, musda juga digelar untuk memilih ketua dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IPI Provinsi NTT periode 2019-2022.

“Hari ini merupakan titik awal dikibarkannya bendera IPI di NTT dimulai dengan dipilihnya ketua serta pengurus IPI,” kata Leonardus.

Leonardus mengatakan, secara nasional IPI sudah berdiri sejak tahun 2015 dan anggotanya adalah pelaku pariwisata.

“Secara nasional IPI sudah berdiri sejak tahun 2015, dimana anggotanya adalah para pelaku pariwisata dari berbagai profesi, baik yang bekerja di hotel maupun yang bekerja sebagai tour guide. Dan yang bekerja di hotel atau restaurant harus mendapat rekomendasi dari pimpinan tempat mereke bekerja,” jelasnya.

Leonardus menjelaskan, ada dua rencana program prioritas IPI untuk beberapa tahun ke depan.

Pertama, melaksanakan kegiatan pelatihan  kompetensi, baik bagi anggota IPI maupun bagi pelaku pariwisata yang  belum bergabung organisasi itu.

“Untuk kegiatan ini rencananya kita akan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Manggarai Barat dan Dinas Pariwisata di Kabupaten lain,” ungkapnya.

Kedua, IPI akan mengadakan program Travel-mart dengan mengundang Tour-Tour Operator anggota IPI dari seluruh wilayah di Indonesia untuk hadir di Labuan Bajo.

Travel-mart, kata dia, adalah Perusahaan Tour &Travel yang mempunyai visi dan misi untuk mengembangkan industri pariwisata di tanah air.

 

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Manggarai Barat
Previous ArticleSelama Januari 2019, Ada 325 Pasien KLB DBD di Mabar
Next Article Balada Human Trafficking: Pergi Jadi ‘Mendi’ Pulang Tinggal Belulang

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.