Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Leni Nahas: Bantuan Indonesia Terang Bukan Program Partai Politik
Ekbis

Leni Nahas: Bantuan Indonesia Terang Bukan Program Partai Politik

By Redaksi19 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Magdalena Nahas (50), Ketua Gerakan Layan Tani Indonesia (GLTI) Manggarai Timur (Foto: Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Magdalena Nahas (50), Ketua Gerakan Layan Tani Indonesia (GLTI) Manggarai Timur membantah tudingan yang beredar di balik program Indonesia Terang (IT) di kabupaten itu.

Program IT merupakan program melistriki desa-desa tertinggal yang letaknya jauh menyuruk di pelosok-pelosok Indonesia.

Sebelumnya, beredar tudingan dan isu yang menyebut bahwa program IT di Kabupaten Manggarai Timur merupakan program salah satu partai politik.

Dalam keterangan tertulis yang diterima  VoxNtt.com, Selasa (19/2/2019), wanita yang akrab disapa Leni Nahas itu, mengatakan program IT di  Manggarai Timur merupakan program Pemerintah Pusat.

“Saya selaku Ketua Gerakan Layan Tani Indonesia (GLTI) sekali lagi ingin menegaskan bahwa program bantuan Indonesia Terang yang akan disalurkan di Kabupaten Matim merupakan program bantuan langsung dari bapak presiden Joko Widodo yang disalurkan melalui GLTI,” pungkas Leni Nahas.

Hal itu dikatakannya untuk menampik isu yang beredar dan sedang menjadi buah bibir warga Matim bahwa program IT merupakan bantuan dari salah satu partai politik.

“Saya tekankan sekali lagi itu salah besar,” imbuh wanita kelahiran 1969 itu.

Leni Nahas mengaku sejauh ini pihaknya sudah membentuk satu tim yang bernama tim 9.

Tim ini nantinya akan dikerahkan ke sembilan kecamatan yang ada di Manggarai Timur.

Kendati tim itu terdiri dari beberapa anggota partai, namun kata dia, bukan berarti program IT merupakan program dari kumpulan partai-partai atau salah satu partai politik.

Sebagai Ketua GLTI, Leni Nahas mengimbau agar tim itu, selain bekerja untuk kepentingan publik mereka juga harus mampu membantu meluruskan isu tersebut di tengah masyarakat.

“Jangan sampai ada anggota tim yang menyebarkan isu tidak benar seperti ini. Karena saya akan mengambil tindakan tegas untuk itu,” tukasnya.

“Bekerjalah dalam sistem, utamakan  kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi,” sambung Leni Nahas.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleKejari TTS Dinilai Sandera Hak Politik Jefry Un Banunaek
Next Article Karang Taruna Dusun Tado Gelar Seminar Kewirausahaan

Related Posts

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.