Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Diimingi Jadi THL Propinsi, FSR Diduga Menipu Warga
Regional NTT

Diimingi Jadi THL Propinsi, FSR Diduga Menipu Warga

By Redaksi19 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com- Diduga Oknum PNS atas nama Fransiskus Sales Rakat pada salah satu dinas di Propinsi NTT, melakukan penipuan dengan modus meminta uang kepada warga dan dijanjikan akan menjadi pegawai salah satu dinas dan menjadi guru.

Emelia Alfianita salah satu warga dari desa Liang Deruk kecamatan Lamba Leda Manggarai Timur, kepada media ini melalui sambungan telepon Sabtu (17/12/2016) mengaku dirinya ditipu oleh Fransiskus Sales Rakat salah satu PNS di dinas Propinsi NTT.

Dia mengatakan oknum PNS mendatangi rumahnya di kampung sekitar bulan Agustus 2016. FSR menyampaikan dirinya bisa mengurus dirinya menjadi guru THL propinsi asalkan menyerahkan sejumlah uang.

“Uang yang diberikan sejak pertama Rp1.250.000 dan kalau dijumlahkan sampai sekarang sekitar 7 juta” ungkap Emelia.

Uang tersebut sesuai pengakuan FSR untuk pembiayaan pembuatan buku tabungan CPNS dan kartu kepegawaian, uang untuk booking pesawat, uang untuk biaya panitia dana alasan lainya.

Namun hingga bulan Desember belum ada tanda-tanda akan dipangil dan FSR tidak bisa dihubungi lagi.

“Saya hanya berharap agar FSR segera mengembalikan uang, karena uang tersebut sangat dibutuhkan untuk menafkai anak dan kelurga” Kata Emelia.

Dia juga mencurigai bukan hanya dirinya kena tipu, tetapi banyak orang dan dari informasi sekitar lima orang lagi yang FSR tipu di kecamatan Lamba Leda dengan modus yang sama.

Beberapa modus yang yang diungkap Emelia seperti meminta uang untuk bisa diurus menjadi PNS, tenaga kontrak propinsi, guru dan pelaku umumnya masih memiliki hubungan kelurga. (TN/VoN)

Foto Feature: Illustrasi

Manggarai Timur
Previous ArticleKader PMKRI Harus Jaga Toleransi
Next Article Gubernur NTT: Tahun 2017 Tour de Flores (TdF) Kembali Digelar

Related Posts

SDK Lewe Gelar Perkemahan Pramuka Sambut HUT ke-65

13 Agustus 2026

Serap Aspirasi Warga Papagarang, Hasanudin Minta Pemerintah Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat

13 Agustus 2026

Pramuka Manggarai Barat Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan

13 Agustus 2026
Terkini

SDK Lewe Gelar Perkemahan Pramuka Sambut HUT ke-65

13 Agustus 2026

Serap Aspirasi Warga Papagarang, Hasanudin Minta Pemerintah Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat

13 Agustus 2026

Pramuka Manggarai Barat Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan

13 Agustus 2026

Luncurkan 100 Tahun SDK Lungar, Siswa SD dan SMP Tampilkan Tarian Sae Tiba Meka

13 Agustus 2026

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.