Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»OSN Kompetisi Mencari Generasi Unggul Manggarai Timur
Pendidikan NTT

OSN Kompetisi Mencari Generasi Unggul Manggarai Timur

By Redaksi10 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para peserta OSN di Kecamatan Borong sedang mengikuti perlombaan di di SMP Negeri 1 Borong, Sabtu 9 Maret 2019 (Foto: Sandy Hayon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Olimpiade Siswa Nasional (OSN) sejatinya merupakan kompetisi untuk mencari generasi yang unggul.

Hal itu diungkapkan Ketua panitia OSN tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk wilayah Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Yuvensius Menggot saat mengikuti perlombaan OSN di Borong, Sabtu (9/3/2019).

Kegiatan perlombaan itu berlangsung di SMP Negeri 1 Borong.

Yuvens menjelaskan, OSN merupakan event tetap yang dilakukan secara berjenjang. Ini juga bagian dari ajang untuk anak-anak Matim berkompetisi.

“Ini adalah kompetisi untuk anak-anak kita, dimulai dari gugus kalau juara di gugus akan ikut lomba di tingkat kecamatan, lanjut di tingkat kabupaten, terus ke provinsi, nasional bahkan hingga internasional,” ujarnya.

Diakuinya, dari 18 SMP (swasta dan negeri) yang ada di Kecamatan Borong, hanya 17 sekolah yang mengikuti event itu.

Sedangkan SMP Negeri 14 Borong yang berlamat di Kampung Wakos, Desa Poco Ri’i tidak mengambil bagian dalam perlombaan.

Padahal pihaknya, sudah memberikan surat edaran. Pihak Yuvens juga sudah melakukan pendekatan personal, baik melalui WhatsApp, dinas maupun WhatsApp sekolah.

“Untuk event sebelumnya sekolah yang baru tidak dipedulikan, tetapi sekarang pa Kadis (PK Matim) yang baru, dia wajib semua sekolah ikut karena itu merupakan ruang untuk anak-anak kita berkompetisi,” imbuhnya.

Lanjut Yuvens, perlombaan itu dilakukan sehari mulai dari tahapan pelakasanaan hingga pemeriksaan hingga hasil.

Para peserta yang lolos nantinya akan mengikuti ujian di tingkat Kabupaten Matim.

“Nanti tanggal 16 Maret 2019 ujian di tingkat Kabupaten Matim,” ujarnya.

Dikatakannya, ada tiga mata pelajaran yang diuji di antaranya Matematika, IPA dan IPS dengan total peserta 153 orang.

Mestinya, kata Yuvens, peserta OSN yang diutus dari setiap sekolah, satu mata pelajaran satu orang.

Namun karena kesepakatan dari panitia, maka setiap sekolah membawa 9 orang. Artinya, satu mata pelajaran 3 orang.

“Artinya rangking 1, 2 dan 3 dari setiap mata pelajaran di sekolah masing-masing dikirim menjadi utusan,” ujarnya.

“Bisa saja yang juara itu juara 2 atau 3 di sekolah itu,” sambungnya.

Kendati demikian, kata Yuvens, para peserta yang juara tidak diberikan penghargaan dikarenakan ketiadaan anggaran.

“Ini kan tingkat kecamatan kita nanti patungan untuk memberikan hadiah dalam bentuk nominal uang untuk juara 1,2 dan 3,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk menjaga kecurigaan antar sekolah, penyusunan soal dilakukan oleh pihak Dinas PK Matim.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleFoto: Pencarian Korban Tertimbun Longsor di Culu Mabar
Next Article Ruteng, Sampah dan Deno Kamelus

Related Posts

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.