Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jalan Trans Flores di Mabar yang Longsor Terus Dibersihkan
NTT NEWS

Jalan Trans Flores di Mabar yang Longsor Terus Dibersihkan

By Redaksi11 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rahyudi Khalid, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) III Provinsi NTT (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Jalan Trans Flores di Manggarai Barat (Mabar) yang tertutup longsor pada Kamis 7 Maret lalu, hingga kini terus dibersihkan.

Rahyudi Khalid, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) III Provinsi NTT mengatakan, proses pemindahan material longsor di ruas jalan Trans Flores terus dilakukan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Mabar.

“Kami terus akan lakukan pengerjaan sampai selesai,” katanya kepada VoxNtt.com, Senin (11/3/2019).

Baca Juga: Consequence of Landslides in West Manggarai, Hundreds of Passengers Willing on Foot

Rahyudi optimistis proses pemindahan material longsor bisa selesai selama satu minggu ke depan.

“Ya kita target satu minggu lagi jalan Trans Flores Ruteng-Labuan Bajo bisa digunakan lagi,” jelasnya.

Rahyudi menjelaskan, enam alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor.

Dari 15 titik yang parah berdasarkan laporan, saat ini sekitar ada 4 titik yang belum dikerjakan.

Adapun kendala yang dihadapi, kata Rahyudi, yakni jumlah alat berat yang sedikit ditambah dengan lumpur.

Untuk diketahui, longsor yang terjadi di Mabar pada Kamis 7 Maret lalu, membuat sejumlah titik di jalan Trans Flores tidak dapat dilewati kendaraan, baik roda dua dan empat.

Pantauan VoxNtt.com, akibat lumpuhnya jalan Trans Flores, ratusan penumpang dari Ruteng menuju Labuan Bajo dan sebaliknya rela berjalan kaki kurang lebih 15 km.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Manggarai Barat
Previous ArticleKerawam Keuskupan Kupang: Golput Bukan Pilihan Umat Beriman
Next Article Pedagang Sayur di Borong Diduga Ditendang dan Dipukul Pol PP

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.