Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kronologis Pembunuhan Ibu Kandung di Matim
HUKUM DAN KEAMANAN

Kronologis Pembunuhan Ibu Kandung di Matim

By Redaksi17 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota Reskrim Polres Manggarai sedang melakukan olah TKP atas pembunuhan Benedikta Sil (56). (Foto: Dok. Humas Polres Manggarai)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Naas menimpa Benedikta Sil (56). Ia tewas dibunuh anak kandungnya Hendrikus Moyo (19), Minggu (17/3/2019).

Peristiwa tragis itu terjadi di Desa Benteng Wunis, Kecamatan Poco Ranaka Timur, Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Saat dihubungi VoxNtt.com, Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, mengaku pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP, pembunuhan terjadi pada pukul 01.00 Wita, di dalam rumah kakak pelaku, Lasarus Hamin di Desa Benteng Wunis.

Saat itu, pelaku Hendrikus Moyo terbangun dari tidur. Ia lalu berhalusinasi melihat keponakannya seperti kucing dan anjing.

Tak lama kemudian, pelaku mencekik kedua anak itu. Nama kedua anak itu, masing-masing, Aprilianus Selda dan Bernadinua Firmasi Maudin.

Lantaran dicekik pelaku, kedua anak itu pun berteriak untuk meminta tolong. Selanjutnya muncul Lasarus Hamin, ayah dari dua anak itu.

Lasarus datang untuk melerai pelaku dan menyelamatkan anaknya ke rumah tetangga.

Setelah itu, pelaku keluar dari rumah kakaknya. Ia keluar untuk menjemput korban Benedikta di samping rumah yang bersebelahan.

Sesampai di rumah kakaknya, pelaku masuk ke dalam rumah bersama korban.

Pelaku mengunci rumah dari dalam lalu memukul korban berulang kali dengan menggunakan kayu balok berukuran panjang kurang lebih sekitar 40 cm.

Ia memukul bagian kepala sang ibu. Akibatnya, kepala bagian belakang korban pecah. Korban tidak dapat tertolong, hingga akhirnya tewas di tangan anak kandungnya sendiri.

Setelah pelaku membunuh korban, Jon Johasan seorang warga tetangga rumah mendatangi TKP. Ia datang karena sempat mendengar teriakan korban.

Jon pun berusaha membujuk pelaku yang ada di dalam rumah untuk membuka pintu.

Sekitar 3 menit berselang, pelaku membuka pintu rumah.

Jon pun langsung menangkap pelaku dengan cara memegang kedua tangannya. Selanjutnya, pelaku dibawa ke rumah orangtua korban, yang letaknya bersebelahan dengan rumah kakak korban.

Pelaku kemudian diikat dengan tali nilon. Usai pelaku diikat, Jon pun melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Benteng Wunis, Yosep H. Pratikno.

Menanggapi laporan itu, Kades Yosep bersama tiga orang Linmas langsung menuju ke rumah orangtua korban dan mengecek TKP.

Selanjutnya pukul 15.00 Wita, unit identifikasi, penyidik Satuan Reskrim dan anggota Intelkam Polres Manggarai bersama Dokter Puskesmas Watunggong melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar (Visum et Repertum) terhadap jenazah korban.

Hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah korban oleh dokter Puskesmas Watunggong, dr. Lisa, korban ditemukan luka pecah di bagian kepala.

Dari hasil olah TKP, Polisi telah mengamankan barang bukti berupa kayu balok berukuran 40 cm dan accu motor.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Polres Manggarai
Previous ArticleDi TTS, 90 Ribu Lebih Surat Suara Dinyatakan Rusak
Next Article Dilema Revolusi Industri 4.0

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.