Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Hippamapora Kupang Tagih Janji Bupati Matim
MAHASISWA

Hippamapora Kupang Tagih Janji Bupati Matim

By Redaksi1 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi jalan Watu Ci'e- Deno (Foto: EN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Himpunan Pelajar Mahasiswa Poco Ranaka (HIPPAMAPORA) Kupang menagih janji Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Adreas.

Janji itu terkait untuk menuntaskan jalan Watu Ci’e-Deno, Kecamatan Poco Ranaka.

Ketua HIPPAMAPORA Kupang, Eman Nok, mengaku janji itu disampaikan Bupati Agas saat dirinya sedang menjabat sebagai Wakil Bupati Matim.

“Ketika Kegiatan Kemah Kerja Bakti Mahasiswa (KKBM) HIPPAMAPORA Kupang yang dilaksanakan di Desa Pocolia pada tahun 2018 silam, Wabup Agas menyampaikan di depan Plt. Kepala Dinas PUPR Matim, Yosef Marto, juga masyarakat desa Pocolia bahwa beliau memerintahkan pada tahun 2019 akan menuntaskan jalan jalur Watu Ci’e-Deno,” ucap Eman.

Kendati demikian ucapan itu tak kunjung ditepati. Diakui Eman, hingga saat ini hampir seluruh ruas jalan di jalur itu, berlubang dan rusak parah.

Di beberapa titik kata Eman, kendaraan roda dua maupun roda empat sangat kesulitan untuk melewati jalan.

“Kondisi ini kurang lebih sudah memasuki 2 tahun tapi pemerintah seolah-olah menutup mata, padahal mereka sering kali melintas di jalur ini dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya resah.

“Untuk itu kami mahasiswa yang tergabung dalam organisasi HIPPAMAPORA-Kupang, meminta kepada Pemkab Matim atau pihak terkait untuk segera memperbaiki jalan itu yang di mana sudah rusak parah,” sambungnya.

Dari informasi yang dihimpun VoxNtt.com, pelaksanaan kegiatan KKBM kala itu, berlangsung selama empat hari, mulai 8 sampai 11 Agustus 2018 dengan tema kole beo (pulang kampung).

Wakil Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi dan profisiat kepada seluruh jajaran badan pengurus dan panitia pelaksana, serta steering committee Hippmapora.

Itu karena HIPPAMAPORA telah berkontribusi dalam proses penataan dan pembangunan, serta perubahan hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Wabup Ande menegaskan, di atas pundak kaum muda ada harapan besar yang wajib untuk diteladani.

Baca Juga: Wabup Matim Apresiasi Kerja Bakti Hippamapora

“Selain sebagai kaum intelektual, kaum muda adalah agen kontrol, agen perubahan dan agen pembangunan. Sehingga apa yang kalian buat hari ini (HIPPAMAPORA) adalah salah satu bentuk jawabannya,” kata Ande dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Jumat 10 Agustus 2018 silam.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleMigrant Care Sebut Masalah TKI Dibahas Saat Debat Cawapres Tapi Tak Maksimal
Next Article Kakek 66 Tahun di TTU Ditemukan Tewas di Sawah

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Jalan Terbelah akibat Tanah Bergerak di Rana Poja Manggarai Timur, Warga Minta Pemerintah Atasi

2 Maret 2026

BEM FISIP Undana Gelar Pengabdian di Desa Tanah Merah, Angkat Pendidikan Politik hingga Kewirausahaan

1 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.