Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»50 Pejabat Eselon III di Manggarai Ikut Lelang Jabatan
HEADLINE

50 Pejabat Eselon III di Manggarai Ikut Lelang Jabatan

By Redaksi29 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Foto: Acara pengambilan sumpah jabatan struktural eselon II-B lingkup kabupaten Manggarai (Foto: Ardy Abba/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNtt.com- Bupati Manggarai Deno Kamelus mengatakan sebanyak 50 pejabat eselon III akan mengikuti pelelangan jabatan.

Proses pelelangan tersebut bertujuan untuk menduduki kepala pada instansi yang saat ini masih lowong.

“Masih ada 6 jabatan yang lowong. Mulai hari ini resmi akan dilelang ke pejabat eselon III,” ujar Deno saat menyampaikan sambutan pada acara pelantikan pejabat eselon II-B di aula Ranaka-Kantor Bupati Manggarai, Kamis (29/12/2016).

Ia mengaku, keenam jabatan yang lowong tersebut antara lain, Kepala Sekwan, Kepala Bidang Perumahan Rakyat, Kasat Pol PP, Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala BPBD.

“Ditambah lagi nanti dua instansi yang satu tahun lagi Kepalanya akan pensiun, yaitu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Administrasi,” katanya.

Bupati Deno menjelaskan, proses pelelangan ini sekaligus sebagai ajang promosi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang saat ini sebagai pejabat eselon III.

Proses ini tentu saja berbasis pada perbandingan obyektif seperti kompetensi, kualifikasi, dan persyaratan lain yang dibutuhkan dalam jabatan.

Hal lain yang dinilai, kata Deno, seperti penilaian atas prestasi kerja, kepemimpinan, kerja sama, kreativitas, dan pertimbangan dari tim penilai kinerja PNS pada instansi pemerintah. Ini tentu saja dilakukan tanpa membedakan gender, suku, agama, ras dan golongan.

Dia menegaskan, setiap PNS yang telah memenuhi syarat yang sama untuk dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi bebas dari kepentingan politik

Sebagai PNS, tambah Deno, harus bersih dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme tanpa tergiur dengan iming-iming apa pun. ***(Ardy Abba/VoN).

Foto Feature: Foto: Acara pengambilan sumpah jabatan struktural eselon II-B lingkup kabupaten Manggarai (Foto: Ardy Abba/VoN)

Manggarai
Previous ArticleBupati Dula Diperiksa Polres Mabar
Next Article Jelang Verifikasi dan Pilkada, PKPI Sikka Bentuk Kepengurusan Kecamatan dan Desa

Related Posts

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.