Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»12 Puskesmas di TTS Belum Terakreditasi, 6 Belum Punya dokter
KESEHATAN

12 Puskesmas di TTS Belum Terakreditasi, 6 Belum Punya dokter

By Redaksi21 Mei 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Kesehatan TTS, dokter Eirene Ate, pose di depan rumah sakit Pratama, Boking, Selasa (21/05/2019). (Foto: Ist).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe,Vox NTT-Dari 36 Puskemas yang ada di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), 24 dinyatakan sudah terakreditasi. Sementara 12 Puskesmas lainnya belum.

Demikian dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan TTS, dokter Eirene Ate kepada wartawan, Senin (20/05/2019) siang.

Lebih lanjut dokter Eirene, menjelaskan, 36 Puskesmas yang ada di TTS juga, semuanya belum berbentuk UPTD.

“Oleh karena belum UPTD, maka semua Kepala Puskesmas masih Plt. Kalau semua sudah UPTD, maka untuk bisa menjabat adalah melalui kajian Baperjakat dan pimpinan wilayah,” jelasnya.

CPNS jadi Kepala Puskesmas, DPRD TTS: Pemerintahan Beda dengan Perusahan Pribadi

Bupati TTS Belum Dapat Laporan Terkait CPNS jadi Kapus

Ke depan, menurut dokter Eirene, perlu didorong agar semua Puskesmas yang ada bisa UPTD.

“Kalau sudah ada Peraturan Bupati (Perbup), maka tentu Puskesmas sudah bisa UPTD,” jelas Eirene.

Terkait dengan ketersediaan tenaga dokter, pihaknya terus berupaya untuk melakukan perekrutan dokter PTT di Puskesmas yang belum punya dokter.

“Yang belum ada dokter itu yakni di Puskesmaa Fatumnutu, Fatukopa, Kualin, Nunukniti, KiE, dan Oe Ekam. Kita berharap di tahun 2019 nanti sudah bisa ada perekrutan tenaga dokter untuk enam Puskesmas tadi,” ujarnya.

Penulis: L. Ulan

Editor: Boni J

Eirene Ate TTS
Previous ArticleKetua KPU Mabar Diduga Terima Suap Rp 70 Juta, Begini Tanggapannya
Next Article Unik, ASN Pemprov NTT di Ende Memakai Sarung Tenun Saat Jam Kerja

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.