Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Pasca Testing Guru, Kadis PK Matim: Kami Lagi Analisis Kebutuhan dan Perangkingan
VOX GURU

Pasca Testing Guru, Kadis PK Matim: Kami Lagi Analisis Kebutuhan dan Perangkingan

By Redaksi12 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas PK Matim, Basilius Teto
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Kabupaten Manggarai Timur (Matim) tengah melakukan analisis pasca tes guru penerima insentif daerah, beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas PK Matim, Basilius Teto menjelaskan, analisis itu dilakukan berdasarkan kebutuhan dan perangkingan dari setiap peserta.

Misalkan, terang Basilius, dari salah satu sekolah yang lamar sebanyak 7 orang. Lalu yang dibutuhkan dari sekolah itu dua orang, maka ke-5 orang lainnya tidak bisa lolos sebagai guru penerima insentif daerah.

“Tolong kasih kami waktu dan muda-mudahan nanti bisa cepat selesai untuk menentukan 1.225 orang berdasarkan analisis kebutuhan guru,” ujarnya kepada awak media, Rabu (12/06/2019).

Terkait nilai yang diperoleh, lanjut mantan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah itu, para peserta testing sudah mengetahuinya.

“Mereka sudah tahu hasilnya karena nama dan nilai sudah ditempel di papan pengumuman yang ada di depan Kantor Dinas PK Matim di Lehong,” tukasnya.

Sebelumnya, Sabtu 25 Mei 2019 lalu, Basilus berjanji akan memperhatikan para guru yang tidak lolos sebagai pendidik penerima insentif daerah.

“Pasti kita tidak akan lepas begitu saja pemerintah akan pikirkan solusi bagi mereka yang tidak lolos, apalagi kalau mereka sudah lama mengajar,” katanya.

Upaya itu, kata dia, dapat melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan komite sekolah.

Dia menegaskan, proses perekrutan secara online itu, sebagai upaya untuk menepis segala bentuk kecurangan atau isu-isu miring yang mungkin akan terjadi.

“Itu tujuan kita, sehingga nanti para peserta yang tes langsung mengetahui apakah dirinya lolos atau tidak. Oleh karena itu saya sangat mengharapkan untuk para calon tenaga pendidik yang mendapat insentif untuk belajar,” imbuhnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Previous ArticleDLHD Manggarai Segera Tindak Tegas Masyarakat yang Buang Sampah Sembarangan
Next Article 12 Tersangka Pidana Pemilu Dilimpahkan ke Kejari Ende

Related Posts

Dosen Unwira Kupang Soroti Dugaan Pemotongan Gaji di SMAK Pancasila Borong

14 Februari 2026

Sempat Libur Akibat Polemik Gaji Guru, SMP Stanislaus Borong Kembali Gelar Kegiatan Belajar

13 Februari 2026

Yayasan Sukma Respons Mogok Mengajar Guru SMA Pancasila Borong, Klaim Sudah Ada Kesepakatan Final

11 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.