Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Gelar Festival Seafood, Bupati Nagekeo Ajak Anak Muda Tidak Boleh Menyerah
KOMUNITAS

Gelar Festival Seafood, Bupati Nagekeo Ajak Anak Muda Tidak Boleh Menyerah

By Redaksi15 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Panitia Festival Seafood Nagekeo 2019 saat memperkenalkan diri di hadapan Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Komunitas pemuda bahari Nangadhero mulai menggelar festival seafood 2019. Kegiatan itu akan berlangsung selama satu minggu, sejak 14-20 Juni 2019.

Festival seafood 2019 langsung dibuka oleh Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do, Jumat (14/06/2019) malam.

Ketua Panitia Festival Seafood, Paternus Agung Rewa Bay menjelaskan, Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun Kesadaran bersama dan sebagai gerakan untuk memerangi sampah yang ada di Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Festival ini juga sekaligus untuk mempromosikan Pantai Nangadhero kepada masyarakat Nagekeo pada khususnya dan NTT umumnya.

Dalam festival, kata Paternus, bakal mengekplorasi semua hasil kekayaan laut di wilayah Nagekeo untuk peningkatan pendapatan masyarakat. Hasil laut itu seperti, ikan, udang, siput, dan kepiting.

Ia menambahkan, festival seafood Nagekeo adalah karya anak muda Nangadhero yang tergabung di dalam komunitas pemuda bahari.

Festival digelar berangkat dari diskusi panjang dan mendalam untuk memperjuangkan dan mengangkat potensi bahari yang ada di laut Flores.

Kata Paternus, laut yang selama ini hanya dipandang sebagai tempat untuk nelayan mencari ikan, harus dikreasi untuk menjadi tempat wisata.

Dikatakan, risiko yang dihadapi pemuda bahari adalah ada perbedaan pendapat yang disebabkan oleh karena tidak siap menjemput kesempatan perubahan.

“Sebagai pemuda dan pemula, kami menyadari penuh dengan berbagai keterbatasan dan Kekurangan dalam memperjuangkan kegiatan Festival Seafood Nagekeo 2019, tapi kami dikuatkan oleh pesan sang pemimpin yakni Bapak Bupati Nagekeo bahwa orang muda Nagekeo jangan pernah menyerah. Motivasi ini yang terus membuat kami tetap semangat walaupun bebagai dinamika internal dan dinamika eksternal yang kami alami,” ujarnya.

Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do dalam sambutannya mengajak masyarakat, khususnya kaum muda agar jangan cepat menyerah untuk meraih cita-cita.

“Saya ingin mengajak kita jangan pernah menyerah untuk mengejar sesuatu. Buat anak-anak muda Nagekeo jangan cepat menyerah dan jangan pernah menyerah. Kalau cita-cita belum tercapai, kejar sampai dapat,” ujar Bupati Don.

Ia berjanji akan berupaya memberikan ruang kepada anak muda untuk berkreasi yang positif dalam membangun Nagekeo.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Festival Seafood Nagekeo Johanes Don Bosco Do
Previous ArticleFraksi Demokrat: Pergeseran APBD NTT Dinilai Sebagai Bentuk Manipulasi Dokumen
Next Article Warga Minta Pemda Ende Bangun SPBU di Wilayah Utara

Related Posts

Romo Julivadis Tanto: Fasilitator Katekese Bukan Penguji Umat, tetapi Sesama Peziarah Iman

14 Februari 2026

GAMKI NTT Luncurkan Orela TV, Angkat Isu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

11 Februari 2026

Peringati Hari Pers Nasional, Wartawan di Manggarai Barat Salurkan Sembako ke Warga Pesisir

8 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.